Berita Utama

Klinik Kesehatan Diperlukan Di Kampung Permata

Oleh 27 Mar 2013 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Upaya rehabilitasi menjadi kunci penting dalam penanggulangan masalah narkoba. Berbagai upaya dapat dilakukan guna mengoptimalkan layanan rehabilitasi bagi para penyalahguna narkoba, salah satu diantaranya adalah layanan kesehatan melalui klinik untuk para pecandu narkoba. Mengingat angka penyalahgunaan narkoba yang cukup tinggi di Kampung Permata, BNN secara simultan terus mengambil langkah strategis,baik dari sisi prevensi, pemberdayaan masyarakat, hingga rehabilitasi. Dalam konteks rehabilitasi, Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat Deputi Bidang Rehabilitasi BNN mengajak masyarakat di sekitar Kampung Permata untuk membahas mengenai pentingnya keberadaan klinik kesehatan bagi pecandu narkoba. Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, dr Kusman Suriakusumah, mengatakan bahwa klinik kesehatan penting untuk dimiliki oleh masyarakat. Klinik ini bukan hanya untuk melayani para pecandu saja, akan tetapi juga dapat melayani masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan apapun. Kesehatan sangat penting, dan tanpa kesehatan apa yang kita miliki itu tidak ada artinya , kata dr Kusman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Upaya Rehabilitasi Melalui Layanan Kesehatan di Kampung Permata, Jakarta (28/3). Menurut dr Kusman, bentuk klinik kesehatan ini diserahkan kepada masyarakat. Mau di mesjid, di gereja atau di mana saja, klinik itu boleh dibangun, dan nantinya itu akan dijadikan tempat pelayanan kesehatan di sebuah wilayah Kampung Permata, kata Deputi. Ketua RW, Johan, menyambut baik pendirian klinik kesehatan untuk pecandu narkoba ini. Johan berharap masyarakat di Kampung Permata menjadi lebih baik, dan sehat serta bersih dari penyalagunaan narkoba. Kuncinya adalah masing-masing individu bergerak, karena BNN tidak akan sukses mewujudkan lingkungan Kampung Permata yang bersih dari penyalhagunaan dan peredaraan gelap narkoba jika masyarakat tidak memiliki kemauan, dan usaha untuk memberikan dukungan, imbuh Johan. Senda, ketua RT 07, sekaligus ketua fasilitator di kampung Permata mengatakan bahwa kerja sama yang dibangun antara BNN dengan masyarakat di Kampung Permata cukup komprehensif. Sejak tahun 2010 BNN sudah mengajak masyarakat di Komplek Perata untuk mengadakan berbagai kegiatan yang berorientasi pada penanggulangan masalah narkoba. Kami menyambut positif niatan BNN uuntuk membangun klinik rehabilitasi. Kami sangat mendukng BNN jika klinik rehabilitasi ini benar-benar dibangun, ujar Senda. Respon pembangunan klinik pengobatan untuk pecandu ternyata positif. Hampir seluruh masyarakat yang hadir di aula RW O7 Kompleks Permata ini setuju dengan pendirian klinik kesehatan. Ketua RT 14, Sukimin berpendapat, pembangunan klinik kesehatan sangat penting sehingga dapat mengobati para pecandu narkoba. Tentu saja sangat penting, karena langkah ini merupakan salah satu langkah strategis untuk menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran, kata Sukimin. Ketika ditanyakan seberapa efektif klinik narkoba ini, Sukimin menjelaskan bahwa efektivitas klinik ini akan tergantung pada sejauh mana kesadaran para pecandu untuk menjalani pengobatan atau rehabilitasi. Kami akan dorong para pengguna narkoba untuk memiliki kesadaran tentang pentingnya pengobatan dan pemulihan dari kecanduan narkoba, pungkas Sukimin.

Baca juga:  Dosen dan Mahasiswa di Kalimantan Barat Jadi Penggiat Anti Narkoba

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel