Memberantas peredaran narkoba di Indonesia memerlukan kerja bersama. Sindikat jaringan narkoba baik nasional dan internasional terus mencari kelengahan para penegak hukum hingga bisa berhasil meloloskan barang haram tersebut.Kita saat ini lebih pada bertahan terus, kita sekarang seperti dipukulin, hal tersebut disampaikan Kepala BNN Irjen Pol Heru Winarko dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) dengan tema Pemerintah Serius Tangani Narkoba, yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Kemkominfo, Jakarta, Selasa (20/3/2018).Ada tiga pendekatan yang dipakai dalam menangani masalah narkoba yaitu melalui pendekatan Supply Reduction, Demand Reduction dan Harm Reduction. Pendekatan Supply Reduction bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkotika mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya, pendekatan Demand Reduction adalah memutus mata rantai para pengguna, sedangkan pendekatan Harm Reduction merupakan pendekatan pengurangan dampak buruk terkait narkoba.Terkait penyalahgunaan narkoba di lembaga pemasyarakat (Lapas), Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) saat ini tengah menyiapkan area khusus napi narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, guna mencegah mereka tetap bisa beroperasi meski berada di dalam penjara.Saya sudah bertemu pihak lapas, ada beberapa hal yang kita samakan, bahwa BNN tidak hanya pemberantasan tapi juga pencegahan dan pemberdayaan. Di lapas pun kita akan ke sana. Selain memberantas oknum, kita juga akan memperbaiki akar masalahnya dengan melakukan rehabilitasi napi narkoba, ungkap Kepala BNN.Turut hadir mendampingi Kepala BNN, Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi serta Arteria Dahlan anggota komisi III DPR RI. Heru pambudi memaparkan bahwa Bea dan cukai focus melakukan pegawasan di perbatasan terkait lalu lintas perdagangan. Kami Memiliki Teknologi Solid State yaitu kemampuan radar yang dapat deteksi target kecil misalnya jetski, mendeteksi Pergerakan target dalam kondisi apapun karena tidak terpengaruh akan medan magnet, dapat mendeteksi pergerakan target yang berada didaratan, kemampuan untuk berintegrasi dengan integrator system, dan anti jamming.Teknologi ini dapat memisahkan mana kapal niaga, penumpang, dan kapal tanker serta akurasi data identifikasi dari kapal yang menggunakan AIS dan menyajikan secara realtime. Ini sudah digunakan pada joint operation bersama-sama dengan BNN, ungkap Pak Dirjen.Kita prihatin pemakaian narkoba begitu luar biasanya. Indonesia adalah pasar yang sangat krusial. Sebanyak 3,3 juta penduduk Indonesia sampai lebih dari 5 juta mengkonsumsi narkoba. Estimasi kerugian ekonomi dari narkoba adalah Rp74,4 triliun, jelas Arteria Dahlan anggota komisi III DPR RI.Menurut Arteria, lewat fakta seperti ini pihaknya ingin menggugah masyarkat bahwa kejahatan narkoba ini harus disikapi dengan serius.DPR dan pemerintah akan segera merevisi UU Narkoba untuk memperkuat posisi BNN dan memperberat hukuman untuk para pengedar Masih banyak hal yang perlu dibenahi dari sisi SDM, namun kemampuan dan integritas Bea Cukai dan BNN tidak perlu diragukan meski dengan anggaran terbatas.ungkap Arteria.
Berita Utama
Kepala BNN Mengingatkan bahwa narkoba adalah musuh kita bersama
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
