Penyalahgunaan Narkoba bukan saja menyerang anak remaja, namun sudah menjalar di kalangan pekerja. Menurut data yang dikeluarkan oleh BNN, 70% penyalahguna Narkoba di Indonesia berasal dari kelompok pekerja, sedangkan 22%-nya merupakan kelompok pelajar.Banyak faktor yang menyebabkan mengapa banyak penyalahguna berasal dari kalangan pekerja, yaitu gaya hidup, kemampuan financial ekonomi yang memadai, tekanan pekerjaan yang menuntut untuk overtime, dan pandangan yang keliru tentang Narkoba. Mereka menganggap bahwa Narkoba dapat menambah stamina dan menambah konsentrasi, padahal sebaliknya, Narkoba dapat merusak fungsi otak sehingga membuat penggunanya sulit untuk berkonsentrasi.Oleh karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Pencegahan, mengadakan Talkshow Interaktif bagi kelompok pekerja, di Hotel Maharani, Jakarta, Rabu (26/9). Dalam acara ini peserta diberi pengetahuan tentang ancaman bahaya Narkoba dan trend Narkoba dari dua narasumber yang hadir yaitu A. Chotidjah selaku Kasubdit Media Elektronik Direktorat Desiminasi Informasi BNN dan Adrian Mailite selaku ketua Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan.Talkshow ini dihadiri oleh para pekerja yang bekerja di lingkungan pariwisata. Lingkungan industri pariwisata sangat rentan terhadap peredaran gelap Narkoba dengan modus yang bervariasi, demikian disampaikan oleh A. Chotidjah pada saat membacakan sambutan Deputi Pencegahan BNN. Oleh karena itu, pekerja di industri pariwisata harus dibekali tentang bahaya Narkoba, agar mereka tidak terjerat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. (DMS)
Berita Utama
Kalangan Pekerja, ‘Lahgun’ Narkoba Terbanyak
Terkini
-
PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA INSPEKTUR UTAMA BNN T.A. 2025 07 Jan 2026 -
KOLABORASI BNN, BEA DAN CUKAI, SERTA IMIGRASI BONGKAR JARINGAN NARKOTIKA BERKEDOK VAPE DAN MINUMAN ENERGI, SELAMATKAN RIBUAN GENERASI MUDA 07 Jan 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI NATAL NASIONAL 2025 BERSAMA PRESIDEN RI 06 Jan 2026 -
BNN PERKUAT KETAHANAN WARGA KAMPUNG BERLAN MELALUI PEMBERDAYAAN EKONOMI 29 Des 2025 -
TEMUI MENTERI AGAMA, KEPALA BNN RI PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA BERBASIS NILAI KEAGAMAAN 29 Des 2025 -
BNN TERIMA COURTESY CALL DUTA BESAR KERAJAAN THAILAND, PERKUAT KERJA SAMA PEMBERANTASAN NARKOTIKA 29 Des 2025 -
PENGUMUMAN PENUNDAAN HASIL SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA INSPEKTUR UTAMA BNN T.A. 2025 24 Des 2025
Populer
- BNN PERKUAT KAPASITAS PEMBERDAYAAN EKONOMI DI KAWASAN RAWAN NARKOBA 12 Des 2025

- LANTIK 13 PEJABAT TINGGI PRATAMA, KEPALA BNN RI: TEKANKAN PENTINGNYA SOLIDITAS DAN INTEGRITAS DALAM WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 15 Des 2025

- HADIRI PERESMIAN MASJID JAMI AR RIDWAN, KEPALA BNN RI PERKUAT SINERGI KEBANGSAAN 14 Des 2025

- BNN TERIMA PENGHARGAAN OPSI KEMENPANRB ATAS INOVASI LAYANAN REHABILITASI PADA KELOMPOK RENTAN 15 Des 2025

- BNN BEKALI PEJABAT BARU, AKSELERASIKAN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 16 Des 2025

- BUKA WEBINAR UPDATE ON ADDICTION, KEPALA BNN RI: ADIKSI JUDI ONLINE DAN NARKOBA ANCAM PRODUKTIVITAS 23 Des 2025

- PENGUMUMAN PENUNDAAN HASIL SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA INSPEKTUR UTAMA BNN T.A. 2025 24 Des 2025
