Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia tidak lagi mengenal batas usia, tua maupun muda, Narkoba juga tidak hanya beredar di kota – kota besar saja tetapi juga sudah merambah ke pelosok desa, hal ini mengundang keperihatinan semua pihak untuk itu Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kabupaten Langkat Bekerjasama Dengan ( FORMULA ) Forum Muslim Langkat mengadakan sosialisasi Bahaya Narkoba kepada masyarakat dan remaja Desa Karang Anyar Kec.Secanggang Kab.Langkat.Acara yang dilaksanakan di Masjid Al Muttaqin Desa karang Anyar Desa Secanggang Kab.Langkat Minggu, 14/06 ini dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab.Langkat, AKBP.H.Suyoso, SH.MH, yang diwakili oleh Kasubbag Umum BNNK Langkat,Bastian SSTP dan Kepala Desa Karang Anyar, Kateno S.PdBastian SSTP, Mengatakan kepada para remaja Desa Karang Anyer bahwa permasalahan penyalahgunaan Narkoba merupakan permasalahan yang kompleks, sehingga upaya penanggulangannya harus dilakukan di semua elemen, baik pemerintah dan masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan. Perkembangan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Langkat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan baik kualitas maupun kuantitasnya, sedangkan jumlah aparat yang bertugas untuk menangani masalah penyalahgunaan Narkoba sangat terbatas, maka perlu dilakukan suatu upaya untuk memperoleh dukungan dari pihak terkait dengan dilandasi oleh suatu kesepahaman bahwa masalah Narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama.Saat ini, kita pasti sudah tidak asing mendengar kasus – kasus Narkoba yang sedang marak di Negara kita tercinta. Bagaimana tidak? Pada awal tahun 2015, BNN atau Badan Narkotika Nasional memprediksi pengguna Narkoba sebanyak 5,1 juta jiwa. Melihat banyaknya korban akibat penyalahgunaan Narkoba, kita tentu sudah mengerti bahwa zat apapun yang termasuk Narkoba tidak bisa kita konsumsi. Zat narkotika memang terkadang dibutuhkan di dunia kedokteran, namun dalam dosis yang sesuai dengan penyakit yang di derita. Bastian juga mengatakan bahwa banyak orang yang setelah mengikuti sosialisasi ini malah menjadi penasaran dan ingin mencoba Narkoba, untuk itu saya menegaskan sekali lagi sosialisasi ini untuk ilmu pengetahuan agar masyarakat dapat menghindar dari bahaya Narkoba, dan jangan sekali-sekali mencobanya.
Artikel
JANGAN PERNAH COBA-COBA NARKOBA
Terkini
-
BNN DAN KEMKOMDIGI BERSINERGI TINGKATKAN PENGAWASAN KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG DIGITAL 12 Jun 2026 -
BNN PERERAT SILATURAHMI DAN PERKUAT SINERGI HADAPI TANTANGAN NARKOTIKA 12 Jun 2026 -
MUSNAHKAN 132 KILOGRAM SABU, BNN BUKTIKAN KESERIUSAN PERANG MELAWAN NARKOTIKA 12 Jun 2026 -
PERLINDUNGAN ANAK JADI AGENDA BERSAMA, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT KOLABORASI 12 Jun 2026 -
MENGENANG JEJAK PENDIRI, MENYAMBUT HANI 2026 11 Jun 2026 -
DEPUTI PENCEGAHAN BNN RI MENGHADIRI RAPAT KERJA NASIONAL APDESI MERAH PUTIH 2026 11 Jun 2026 -
JEJAK PENGABDIAN, INSPIRASI MASA DEPAN 11 Jun 2026
Populer
- TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, SETDUKAB RI APRESIASI INOVASI LAYANAN, DUKUNG PENGUATAN P4GN 14 Mei 2026

- OPERASI SABER BERSINAR 2026 : BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA 19 Mei 2026

- BNN MENANG TELAK DALAM SIDANG PRAPERADILAN BANDAR NARKOTIKA DI PALEMBANG 18 Mei 2026

- HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT 19 Mei 2026

- SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026

- BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026

- PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118, BNN TEGASKAN KOMITMEN MELINDUNGI TUNAS BANGSA 20 Mei 2026
