Tingginya angka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika membawa Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menghadirkan berbagai program sebagai upaya dalam meredam dan mengatasinya. Namun demikian, permasalahan narkotika yang merupakan masalah bangsa tersebut disadari oleh BNN tak dapat diselesaikan tanpa campur tangan pihak-pihak lain. Oleh sebab itu, program-program kolaborasi dihadirkan yang salah satunya adalah program tiga pilar yang melibatkan unsur TNI (Babinsa), Polri (Babinkamtibnas), dan perengakat pemerintah daerah.Sebagai penguatan dalam program tiga pilar tersebut Rabu 28 November 2018, Kepala BNN Komjen Pol. Drs. Heru Winarko, S.H. menghadiri kegiatan Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 di Gedung Graha Yudha Wastu Pramuka, Bandung, Jawa Barat. Kehadiran kepala BNN dalam acara yang dihadiri oleh Danrem Dandim dari seluruh Indonesia tersebut guna memberikan pengarahan terkait dengan pencegahan dan penyalahgunaan pemberantasan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dan peran TNI dalam menyukseskan program P4GN maupun program tiga pilar.Heru membuka arahannya dengan menjelaskan kondisi terkini terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa narkoba merupakan salah satu dari tiga ancaman besar bagi bangsa, karena saat ini narkotika telah masuk dalam berbagai komponen bangsa tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun status sosial seseorang.Indonesia saat ini tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga telah menjadi pasar potensial bagi narkotika. Hal tersebut dibuktikan dengan masuknya narkotika sampai ke desa-desa dan mulai menyasar kepada anak-anak. Oleh sebab itu, Kepala BNN berharap kepada jajaran TNI untuk dapat bersinergi dalam berbagai program BNN guna menyelamatkan generasi bangsa.”Narkotika ilegal di Indonesia sebagian besar masuk melalui jalur laut dan pelabuhan-pelabuhan tikus maka BNN membutuhkan bantuan semua pihak untuk dapat melakukan pengawasan terhadap daerahnya,” ungkap Kepala BNN.Heru menambahkan bahwa berbagai narkotika jenis baru telah beredar luas di dunia dan tidak menutup kemungkinan juga akan terus masuk ke Indonesia. Saat ini di Indonesia sendiri telah masuk sebanyak 73 narkotika jenis baru atau yang disebut dengan new psycoactive substences (NPS) sementara di dunia tercatat telah beredar NPS sebanyak 739 jenis.Oleh sebab itu dalam kesempatan tersebut Kepala BNN mengajak semua pihak, khususnya seluruh Danrem dan Dandim untuk dapat melakukan berbagai upaya apapun yang dapat dilakukan untuk menjaga NKRI dari ancaman bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.
Berita Utama
Heru Winarko Ajak Danrem dan Dandim Se-Indonesia Jaga NKRI dari Ancaman Narkob
Terkini
-
BNN DUKUNG KAMPANYE ANTINARKOBA MELALUI SENI DAN BUDAYA 25 Okt 2026 -
BERSINERGI BERANTAS NARKOTIKA, LINDUNGI MASA DEPAN ANAK BANGSA 24 Okt 2026 -
SINERGI BNN, POLRI, BEA DAN CUKAI UNGKAP LABORATORIUM GELAP NARKOTIKA JARINGAN INTERNASIONAL, SITA 1,2 TON SABU 23 Okt 2026 -
TIM GABUNGAN BNN, POLRI, SERTA BEA DAN CUKAI AMANKAN KAPAL TANKER BERMUATAN 1,16 TON KETAMINE 23 Okt 2026 -
BNN UNGKAP 98 PERSEN SAMPEL CAIRAN VAPE YANG DIUJI, POSITIF MENGANDUNG NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, ATAU NPS 23 Okt 2026 -
BNN DORONG DIGITALISASI LAYANAN LABORATORIUM UNTUK PERCEPAT PELAYANAN PUBLIK 23 Okt 2026 -
BNN SIAPKAN PETUGAS PELAYANAN YANG RESPONSIF DALAM PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT 22 Okt 2026
Populer
- HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026

- BANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI KLIEN PASCAREHABILITASI, BNN GANDENG KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN 01 Okt 2026

- BNN TINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SIBER MELALUI SOSIALISASI SECURITY AWARNESS 2026 01 Okt 2026

- KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI 02 Okt 2026

- KEPALA BNN RI LEPAS SEJUMLAH PEJABAT PIMPINAN TINGGI YANG MEMASUKI MASA PURNA TUGAS 01 Okt 2026

- GELAR RAPAT PENGOLAHAN DATA IKM LAYANAN REHABILITASI 2026, BNN DORONG EFISIENSI ADMINISTRASI DAN PENINGKATAN MUTU LAYANAN 30 Sep 2026

- BNN LANTIK 10 PEJABAT, PERKUAT PELAKSANAAN P4GN 29 Sep 2026
