Skip to main content
Berita Utama

GP ANSOR NU LAKBOK GELORAKANANTI NARKOBA DAN HIV/AIDS

Oleh 14 Feb 2014Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

LAKBOK,- Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdatul Ulama (NU) Kecamatan Lakbok menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Ciamis, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Kabupaten Ciamis, bertempat di Gedung Dakwah Islam Kecamatan Lakbok, pada Rabu (12/2/2014).Sebanyak 100 (seratus) peserta terdiri dari perwakilan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Lakbok, pemuda, dan orang Tua, mengikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDs yang dimotori oleh GP Ansor NU Kecamatan Lakbok dengan Tema Menyelamatkan Moral Generasi Bangsa, dan Membangun Masa Depan Bangsa.Ketua pelaksana sosialisasi Wahdan menyampaikan dalam sambutannya bahwa kondisi bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada ancaman kelangsungan hidup generasi bangsa yang semakin hari semakin memprihatinkan, adapun ancaman generasi bangsa dimaksud adalah penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan kenakalan remaja lainnya. Melihat permasalahan tersebut GP Ansor NU Kecamatan Lakbok merasa terpanggil untuk berupaya membentengi dan menyelamatkan moral generasi bangsa sekaligus membangun masa depan bangsa melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDs.Selanjutnya Ketua KPA Kabupaten Ciamis H. Akasah M.BA menjelaskan dalam paparannya bahwa pintu masuknya HIV/AIDs adalah karena penggunaan Narkoba Suntik secara bersamaan dan Seks Bebas, namun selama tahun 2012-2013 penggunaan narkoba suntik di masyarakat mengalami penurunan sedangkan Seks Bebas masih mendominasi, sehingga dapat mengancam siapa saja, baik yang beresiko tinggi, ibu rumah tangga, dan anak-anak.Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Ciamis drg. Engkan Iskandar, MM mengajak kepada seluruh peserta agar kewaspadaan yang tingi terhadap bahaya narkoba, khususnya para pelajar agar tidak terjerumus dengan jeratan jahat narkoba.Narkoba bagian dari bahaya laten yang harus diwaspadai bangsa ini, mengingat struktur kejahatan narkoba lintas negara transnational crime kejatan terorganisir organize crime dan kejahatan serius seious crime sehingga kejahatan narkoba dipandang sangat luar biasa extra ordinary crime dengan dampak multidimensional yang dapat mengancam baik individu, keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, bangsa dan negara, termasuk hilangnya generasi bangsa lost generations. Hal ini tidak terlepas dari peran narkoba yang bersifat borderless merambah ke berbagai wilayah tanpa batas dengan sasaran target tanpa pandang bulu semua bisa terkena oleh jeratan jahat narkoba, pungkas Engkan.Kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDs yang diselenggarakan oleh GP Ansor NU Kecamatan Lakbok ini dapat diikuti oleh organisasi kemasyarakatan atau kepemudaan lainnya sebagai bentuk peranserta masyarakat di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam upaya mewujudkan Indonesia Negeri Bebas Narkoba. (bnnk ciamis)

Baca juga:  Dukungan Penuh Mendagri kepada BNN dalam Upaya P4GN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel