Ciamis,- Pemuka agama sangat efektif memberikan kontribusi terhadap pencegahan bahaya narkoba bagi masyarakat khususnya para umatnya, mengingat suara pemuka agama membawa pesan dari Tuhannya untuk melakukan segala amal kebaikan. Begitu pula dengan para pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ciamis yang berkomitmen untuk mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Bentuk dukungan tersebut dituangkan dengan komitmen untuk menjadi kader anti narkoba. Oleh karena itulah, BNNK Ciamis menggelar pelatihan advokasi P4GN di lingkungan GKI Ciamis, Selasa (18/6). Di sela-sela kegiatan tersebut, Kepala BNNK Ciamis, Engkan Iskandar mengatakan, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, karena mencegah lebih murah dan lebih mudah diupayakan daripada melakukan pengobatan setelah jatuh sakit. Begitu halnya dengan penyalahgunaan narkoba, sekali mencoba akan ketagihan, dengan ketagihan dapat menghancurkan tujuan hidup dan cita-cita, kata Engkan. Dalam paparannya ia juga menjelaskan bahwa narkoba membawa dampak ketergantungan atau ketagihan bagi para penyalahguna, maka dari itu pemuka agama dituntut lebih proaktif dan terdepan dalam menyuarakan bahaya penyalahgunaan narkoba, mengingat pemuka agama sebagai panutan umat cenderung diikuti dan dituruti, karena pesan-pesan yang disampaikan merupakan amanat Tuhannya yang wajib disampaikan kepada para umatnya. Hal ini selaras dengan amanat Pasal 104 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika mengingat para pemuka agama atau umat bagian daripada masyarakat.Menurut ajaran Kristen bahwa narkoba merupakan perbuatan dosa dan dianggap menyembah berhala sebagaimana dituturkan oleh Ketua GKI Ciamis pendeta Jasman P Sinaga, S.Sn Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa–Nya. Artinya manusia ciptaan mulia, memiliki penampilan mahluk yang mencerminkan Allah dengan sifat ddan karakternya seharusnya memuliakan Allah bukan sebaliknya. Manusia diciptakan untuk berkuasa atas aegala yang diciptakan-Nya. Artinya manusia diberi kuasa untuk menaklukkan bumi beserta isinya. bukan sebaliknya dikuasai bahkan diperbudak oleh narkoba, serta manusia diberi begitu banyak kebaikan melalui alam dan isinya agar kita bahagia, adalah sebuah sikap tidak tahu terima kasih, tidak tahu bersyukur dan sebuah pemberontakan (dosa) kepada Allah ketika merasa bahwa narkobalah sumber kebahagiaan hidupnya (Kejadian 1:26-28) Selanjutnya Pendeta Jasman menegaskan Jangan menyembah berhala, yang artinya ketika narkoba menjadi yang utama, maka Allah menjadi nomor sekian, di hatinya tidak ada lagi Allah, yang ada hanyalah narkoba, maka narkoba itulah dianggap sebagai berhala. (Keluaran 20:3)Kegiatan advokasi P4GN yang digelar BNN Kabupaten Ciamis merupakan pendorong kepada GKI untuk berperan serta dalam upaya-upaya P4GN, maka dari itu GKI akan siapkan Kader Kader Anti Narkoba untuk mensukseskan program pemerintah menuju Indonesia Negeri Bebas Narkoba 2015 pungkas Pendeta Jasman.Sementara itu, Jajang Sahidin dari Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis memaparkan tentang potret kasus narkoba di Kabupaten Ciamis per Juni 2013. Jajang menyebutkan terdapat 14 kasus dengan 15 tersangka yang melibatkan 2 perempuan dan 13 laki-laki dengan barang bukti Ganja sebanyak 5.271,3 grams, Sabu 4,7 grams, dan obat-obatan 9.011 butir dengan jumlah TKP 7 Kecamatan.Jajang berpesan agar masyarakat dapat lebih proaktif dalam upaya-upaya pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba, mengingat dampak buruk dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dapat merugikan dirinya sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa.
Artikel
GKI Ciamis Siapkan Kader-Kader Anti Narkoba
Terkini
-
PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026 -
BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026 -
GENCARKAN PROGRAM ANANDA BERSINAR, BNN FASILITASI KUNJUNGAN EDUKATIF HIGHFIELD SECONDARY SCHOOL 30 Jan 2026 -
BNN PERINGATI ISRA MI’RAJ, PERKUAT KETANGGUHAN MENTAL PEGAWAI 30 Jan 2026 -
BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026 -
KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026 -
KEPALA BNN RI KUNJUNGI BNNP SUMATERA SELATAN, BERIKAN SEMANGAT DALAM BEKERJA 25 Jan 2026
Populer
- KEPALA BNN RI HADIRI NATAL NASIONAL 2025 BERSAMA PRESIDEN RI 06 Jan 2026

- KOLABORASI BNN, BEA DAN CUKAI, SERTA IMIGRASI BONGKAR JARINGAN NARKOTIKA BERKEDOK VAPE DAN MINUMAN ENERGI, SELAMATKAN RIBUAN GENERASI MUDA 07 Jan 2026

- PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA INSPEKTUR UTAMA BNN T.A. 2025 07 Jan 2026

- HADIRI PERINGATAN MAULID NABI DAN ISRA MI’RAJ, KEPALA BNN RI TEKANKAN PENTINGNYA MENELADANI AJARAN RASULULLAH SAW 09 Jan 2026

- KEPALA BNN RI HADIR SECARA DARING PADA SIDANG PLENO KHUSUS MAHKAMAH KONSTITUSI 2025 09 Jan 2026

- OPERASI P4GN TERPADU DI WILAYAH PERBATASAN: BNN TEGAS MEMBERANTAS, HUMANIS MEMULIHKAN 20 Jan 2026

- BERADA DI GARIS DEPAN PERBATASAN, KEPALA BNN RI INSTRUKSIKAN JAJARAN DI WILAYAH KEPRI PASANG MATA DAN TELINGA, PERKUAT KOLABORASI 18 Jan 2026
