Paradigma Dugem atau dunia gemerlap yang selalu identik dengan tempat hiburan malam dan narkoba, disulap menjadi aktivitas sehat yang menyenangkan dan bisa diikuti oleh siapa saja. Badan Narkotika Nasional berkolaborasi dengan Yayasan Sahabat Rekan Sebaya, LSM Lions, Dinas Olahraga Jakarta serta Kementerian Sosial menggelar kegiatan Dugem Sehat Anti Narkoba di Bundaran HI, Minggu (16/6). Dugem Sehat yang menghadirkan instruktur senam terkenal, Vicky Burki, sebagai pemandu acara langsung menggebrak Bundaran HI, hingga ratusan warga Jakarta yang sedang melintas di sana berduyun-duyun datang ke area sekitar panggung acara dan bersenam ria secara masal mengikuti dentuman musik yang menghentak. Pada dasarnya, kegiatan ini mengedepankan misi penyebaran virus gaya hidup sehat tanpa narkoba pada masyarakat Jakarta. Namun, pesan utama yang ingin disampaikan adalah pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap para peandu, penyalahguna serta korban penyalahgunaan narkoba. Di sela-sela kegiatan dugem sehat ini, Deputi Rehabilitasi BNN, dr Kusman Suriakusumah menginformasikan pada masyarakat Jakarta yang hadir dalam kegiatan ini bahwa jumlah penyalahguna narkoba yang ada di Jakarta saja sudah mencapai angka 490 ribu jiwa. Mereka termasuk ke dalam populasi tersembunyi, sehingga dengan kegiatan ini masyarakat diharapkan bisa menyampaikan informasi tentang pelayanan detoksifikasi bagi penyalahguna narkoba agar mereka mau berobat dan kembali pulih, ungkap Deputi Rehabilitasi. Tampak di beberapa area di sekitar panggung, penyelenggara memasang sejumlah spanduk dan banner tentang bulan layanan detoksifikasi gratis untuk para penyalahguna narkoba. Menurut beberapa masyarakat yang ikut bergoyang sehat, kegiatan ini banyak memberikan manfaat. Edi, salah seorang warga Jakarta mengaku senang, karena BNN bersama dengan LSM yang peduli dengan narkoba dapat menggelar kegiatan dugem dalam artian yang positif. Menurutnya semua orang yang melintasi Bundaran HI termasuk dirinya langsung tertarik ketika melihat panggung dan mendengar dentuman musik. Ya dugem konotasi positif ini sangat menyehatkan ya, karena tadi kita senam aerobik secara masal. Namun, lebih dari itu, saya juga mendapat berbagai informasi penting tentang pentingnya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba, kata Edi. Ketika ditanyakan tentang layanan detoksifikasi gratis untu penyalahguna narkoba, Edi sangat mendukung dan menyarankan agar program seperti itu bisa berjalan secara kontinyu. Ia juga yakin sosialisasi ini berjalan sukses karena orang yang bergabung dalam kegiatan ini sangat banyak. Pendapat serupa juga datang dari Fina, yang menyempatkan hadir untuk mengikuti kegiatan ini. Bintang iklan dan sinetron ini mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan bentuk sosialisasi pada masyarakat bahwa dugem itu bisa diartikan dalam konotasi positif. Selain itu, kegiatan ini tidak hanya sekedar mengajak masyarakat untuk berolahrga, akan tetapi juga memberikan wawasan pada masyarakat tentang pentingnya detoksifikasi untuk para penyalahguna narkoba. Saya sih berharap, masyarakat dapat menyerap informasi mengenai layanan detoksifikasi gratis, sehingga mereka dapat menyampaikan hal ini kepada saudara atau teman yang terkena penyalahgunaan narkoba, kata Fina. Sementara itu, Hajarudin, dari Kementerian Sosial yang juga bergelut dalam penanganan korban penyalahguna narkoba, mengapresiasi bentuk kegiatan sosialisasi detoksifikasi gratis melalui dugem sehat ini. Diharapkan melalui kegiatan yang kreatif ke depan, pihaknya juga dapat mengakselerasikan fungsi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), sehingga banyak penyalahguna narkoba yang melaporkan dirinya dan segera direhabilitasi.
Berita Utama
Dugem Sehat Anti Narkoba Di Bundaran HI
Terkini
-
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KEPALA BNN RI BERSILATURAHMI DENGAN KEPALA BNN RI PERIODE 2020-2024 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026, BNN SERAP MASUKAN STRATEGIS DARI KOMJEN POL. (PURN.) GORIES MERE 18 Jun 2026
Populer
- BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026

- BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH 20 Mei 2026

- PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118, BNN TEGASKAN KOMITMEN MELINDUNGI TUNAS BANGSA 20 Mei 2026

- KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026

- BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
