Masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba mengalami dinamika yang signifikan. Kini, probematika narkoba sudah bukan hanya isu nasional, tapi regional, dan juga internasional. Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba pun sudah begitu mengkhwatirkan. Hal ini ditandai dengan masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang mencapai 4 juta jiwa. Salah satu bentuk keseriusan BNN dalam rangka mengimplementasikan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), adalah dengan menyiapkan para petugas atau pelaksana di lapangan yang memiliki kompetensi dan kapabilitas dalam pelaksanaan P4GN. Upaya konkretnya, Balai Diklat BNN menggelar tiga pelatihan dalam waktu bersamaan. Pelatihan pertama adalah Manajemen Layanan Rehabilitasi Terpadu (OSC), kemudian Training of Trainer (ToT) Bagi penyuluh narkoba, dan ToT untuk petugas pasca rehabilitasi. Pelatihan untuk tenaga penyuluh mutlak dilakukan sehingga mereka terlatih dan berpengelaman sebagai garda terdepan dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba. Demikian disampaikan Inspektur Utama BNN, Irjen Sulistiono, saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) ToT Penyuluh P4GN bidang Pencegahan, Manajemen Layanan Rehabilitasi Terpadu (OSC), dan ToT Bagi Petugas Pasca Rehabilitasi, di Balai Diklat BNN, Lido 27-31 Mei 2013. Irtama juga menambahkan, penyuluh yang handal nantinya akan berperan besar dalam membentuk kader anti narkoba yang aktif dari lingkungan sekolah hingga ke komponen masyarakat. Sementara itu, pelatihan untuk petugas layanan rehabilitasi terpadu (OSC) juga tidak kalah penting. Mereka diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal dari mulai pelayanan detoksifikasi hingga program rehabilitasi berakhir. Sedangkan, untuk memaksimalkan program pasca rehabilitasi, peran para pelaksana pasca rehabilitasi pun perlu dimaksimalkan dengan harapan dapat membantu para penyalahguna narkoba untuk reintegrasi di masyarakat. Irtama berpesan pada seluruh peserta diklat agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Kita sepakat Sumber Daya Manusia BNN yang baik dan kompeten tentunya lahir dari pribadi yang baik, penuh komitmen dan penuh tanggung jawab, pesan Irtama. Kegiatan ini diikuti oleh 96 peserta yang berasal dari BNN RI, BNNP, dan BNNK, dengan perincian, 30 peserta kegiatan Diklat Manajemen Layanan Rehabilitasi Terpadu (OSC), 36 peserta ToT Bagi Penyuluh Narkoba, dan 30 peserta ToT Petugas Pasca Rehabilitasi.
Artikel
Diklat Untuk Maksimalkan Kemampuan Pelaksana P4GN
Terkini
-
KEPALA BNN RI RAIH PENGHARGAAN TOKOH ANTI NARKOBA 2026 12 Sep 2026 -
BNN SELARASKAN PENGUKURAN IKRN UNTUK PERKUAT INTERVENSI PROGRAM PEMBERDAYAAN ALTERNATIF 11 Sep 2026 -
BNN TERIMA PENGHARGAAN PENGUATAN PENEGAKAN HUKUM PADA RAKOR KORWAS PPNS BARESKRIM POLRI 10 Sep 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI WISUDA PURNAWIRA PATI POLRI 10 Sep 2026 -
WASPADA NARKOTIKA CAIR, BNN IMBAU PELARANGAN ROKOK ELEKTRIK DI LINGKUNGAN GARUDA INDONESIA 10 Sep 2026 -
BNN DAN PPATK PERKUAT SINERGI HADAPI MER FATF 2029 10 Sep 2026 -
BNN DORONG KEBIJAKAN TEGAS TATA KELOLA ROKOK ELEKTRIK 09 Sep 2026
Populer
- Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar 13 Agu 2026

- SEMARAKKAN HARI PRAMUKA KE-65, BNN HADIRI PEMBUKAAN JAMNAS XII 15 Agu 2026

- BNN TANAMKAN PESAN PERTEMANAN SEHAT DI JAMNAS XII: “TEMAN HARUS MELINDUNGI, BUKAN MERASUKI” 20 Agu 2026

- BNN EDUKASI PESERTA JAMNAS XII, TANAMKAN SEMANGAT GENERASI MUDA BERSINAR 19 Agu 2026

- OPERASI GABUNGAN UNGKAP 2,6 TON CAIRAN MENGANDUNG METAMFETAMIN DI KAPAL MV OCEAN PORTER BERBENDERA TANZANIA 21 Agu 2026

- KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA BARU UNTAR JAGA DIRI DAN MASA DEPAN DARI ANCAMAN NARKOTIKA 13 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI ZIARAH NASIONAL DAN RENUNGAN SUCI HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI 17 Agu 2026
