Artikel

Desa Pemecutan Kaja Mendapatkan Advokasi P4GN

Dibaca: 25 Oleh 28 Jun 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Denpasar, Bali – Untuk kesekian kalinya, Badan Narkotika Nasional Kota Denpasar menyelenggarakan kembali advokasi mengenai implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kantor Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar yang kali ini mendapatkan advokasi dari BNN Kota Denpasar pada hari Kamis (27/6). Sebanyak 35 orang peserta yang berasal dari jajaran pejabat dan masyarakat setempat datang untuk mengikuti kegiatan ini.Pada sambutannya, Kepala Desa Pemecutan Kaja Drs I Gusti Ketut Alit Sukadana menegaskan dukungannya atas kerja BNN dalam memerangi bahaya narkoba di wilayah Kota Denpasar. Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Kepala Seksi Pencegahan Ida Bagus Nyoman Sedana SH dalam sambutannya mewakili Kepala BNNK Denpasar Purwadi SSTMK. Kami memohon peran serta masyarakat dalam mengawasi dan menyebarluaskan infomasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang mungkin ada di lingkungan sekitarnya, jelasnya.Ia juga meminta para peserta melapor pada petugas BNN Kota Denpasar jika terdapat indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, diharapkan para peserta menghubungi pihak dapat ditindaklanjuti. Selain itu, kami juga menyediakan pendampingan dan rehabilitasi gratis bagi para pecandu yang ingin berobat. Untuk itu, kami menghimbau jika ada anggota keluarga, kerabat atau teman dari Bapak dan Ibu disini yang terkena narkoba dan ingin berobat, dapat menghubungi kami, lanjutnya.Pada kesempatan ini, Penyuluh BNNK Denpasar Drs. I Dewa Gde Agung Wiradarma menyampaikan materi mengenai implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011. Dilanjutkan oleh Penyuluh BNNK Denpasar lainnya, Yusuf Pribadi yang memaparkan mengenai materi narkoba sebagai ancaman kehidupan bermasyarakat.Suasana Kantor Desa Pemecutan Kaja yang beralamat di Jalan Setiabudi Gang 8 No. 3 Kota Denpasar berubah hening saat para peserta mendengarkan testimoni dari mantan pecandu narkoba suntik, Asep. Ia memaparkan kisah dimulainya ia mengenal narkoba hingga dampak buruk yang harus ia tanggung setelah berhasil lepas dari jeratan narkoba. Saya sempat diusir dari rumah, kehilangan teman hingga terkena penyakit karena narkoba. Saya rasa sudah cukup sampai disini saja, saya ingin sembuh, katanya.Sebelumnya, BNN Kota Denpasar mengadakan wahana desiminasi informasi P4GN melalui pagelaran seni budaya di Aula SMK Negeri 1 Denpasar pada hari Sabtu, 8 Juni 2013. Saat itu, sebanyak 475 orang yang terdiri dari para guru dan siswa sekolah tersebut mengikuti pagelaran seni ini. Diharapkan kegiatan semacam ini, penyebarluasan mengenai bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba dapat menyelamatkan generasi muda di Indonesia. (Humas BNNK Denpasar)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel