Irjen Pol Heru Winarko, resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 1 Maret 2018 menggantikan Komjen Pol Budi Waseso (Buwas). Heru menyampaikan bahwa dirinya akan tetap melanjutkan apa yang telah menjadi program unggulan semasa kepemimpinan BNN yang lama. Hal tersebut disampaikan pada saat serah terima jabatan di Gedung BNN Cawang, Senin (5/3). Heru juga menyoroti pentingnya optimalisasi sumber daya atau jajaran yang bekerja di BNN. Ia menambahkan agar seluruh kekuatan yang ada di BNN ini bisa bekerja sesuai dengan tugasnya dengan baik dan tertib administrasi seperti dalam hal pengadaan barang dan perjalanan dinas.Usai serah terima jabatan, kegiatan dilanjutkan dengan seremonial Kenal Pamit Kepala BNN di Gedung Dirgantara, Cawang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat BNN dan tamu undangan yang berasal dari berbagai latar belakang. Dalam kegiatan ini, Buwas menceritakan sekelumit perjalanan kariernya sebagai anggota Polri. Perjalanan karier saya itu seperti sudah ditakdirkan. Awal karier saya di kepoliasian, saya ditempatkan di timur Indonesia, tempat matahari terbit, dan berakhir saat kegiatan BNN di kota Bireun, Aceh, beberapa waktu lalu, ujar pria kelahiran Pati 1960. Buwas menyampaikan rasa bangganya karna telah menutup karier kepolisiannya sebagai Kepala BNN. Dari sekian banyak tugas yang telah saya terima, jadi Kepala BNN adalah tugas yang paling berat, ujar Buwas. Bagi Buwas, banyak tantangan yang harus dihadapi saat memangku jabatan Kepala BNN. Dua tahun Buwas menjabat sebagai Kepala BNN, banyak terobosan baru yang dilakukan. Dibidang pemberantasan, Buwas mendorong kebijakan tegas dan keras terhadap para bandar, terbukti banyaknya tangkapan-tangkapan kelas kakap di era kepemimpinan Buwas. Tak hanya dibidang pemberantasan, Buwas juga concern dibidang rehabilitasi dengan mendorong diterbitkannya standarisasi penyelenggaraan program rehabilitasi seluruh Indonesia. Melakukan kampanye anti narkoba pada anak melalui tayangan film animasi Adit Sopo Jarwo, mendorong pembuatan kurikulum bahaya narkoba, mewujudkan pembuatan kurikulum tentang bahaya penyalahgunaan narkoba tingkat TK, SD, SMP, dan SMA yang materinya sudah diserahkan kepada kementerian pendidikan, menginisiasi program alih fungsi lahan ganja melalui grand design alternative development di Aceh, dan sebagainya.Terakhir yang dilakukan Buwas adalah membangun Fasilitas Anjing Pelacak Narkotika (K9) dan Pusat Laboratorium Narkotika yang nantinya akan menjadi laboratorium rujukan terkait penelitian narkotika seluruh Indonesia. Selama memimpin BNN, Buwas dikenal oleh anak buah sebagai sosok pemimpin yang sangat memegang teguh prinsip 3 K yaitu Komitmen, Konsisten dan Konsekwen. Komitmen terhadap sumpah dan janjinya, tetap konsisten dengan prinsip-prinsip yang diyakininya benar, dan konsekwen terhadap segala apa yang telah diputuskannya walaupun resikonya sangat besar. Selepas pensiun, Buwas berujar ingin menjadi masyarakat biasa. Saya ingin menjadi selayaknya bapak rumah tangga ujar Buwas.Kepada para senior, mohon saya diterima sebagai anggota purnawirawan, guraunya. Humas BNN
Berita Utama
BUWAS : INGIN JADI BAPAK RUMAH TANGGA
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
