Berita Utama

BNN Bongkar Sindikat Narkoba dan Uang Palsu

Dibaca: 12 Oleh 14 Nov 2012Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Aparat Badan Narkotika Nasional berhasil mengungkap jaringan Narkotika yang memiliki keterkaitan dengan tindak pidana pemalsuan uang. Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan dua orang wanita, yaitu AC dan BD yang tengah melakukan transaksi Narkotika, di dalam sebuah taksi, di kawasan Sarinah Thamrin, pada Senin (5/11). Menurut keterangan Irjen Benny J. Mamoto, Deputi Pemberantasan BNN, AC berperan mengantarkan barang, sedangkan BD merupakan kurir pengambil barang tersebut.Selanjutnya petugas BNN melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara, dan ditemukan sebuah guling di dalam tas besar yang di dalamnya berisi Narkotika jenis sabu seberat 2.609,9 gram. Petugas juga mengamankan suami AC, berinisial A, yang berperan mengantar istrinya tersebut.Kepada media, Deputi Pemberantasan BNN menjelaskan bahwa AC diketahui merupakan seorang jurnalis, dengan status Calon Reporter di salah satu media.Sindikat Narkoba sudah masuk ke segala kalangan, dan kali ini seorang wartawati terjerumus dalam sindikat tersebut, karena itulah rekan-rekan media harus berhati-hati, ujar Deputi.Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap AC, diketahui bahwa barang tersebut akan diserahkan kepada seorang wanita di kawasan Pasar Raya Manggarai, tepatnya di depan sebuah gerai makanan cepat saji di Pasar Raya. Petugas pun melakukan control delivery ke tempat tersebut. Setelah barang berpindah tangan dari AC ke M, tim membuntuti M yang berjalan menuju ke sebuah mobil berwarna silver yang di dalamnya terdapat seorang pengemudi WNA Afrika bernama NL alias F.Petugas BNN pun memutuskan untuk melakukan penyergapan. Saat itu, mobil yang dikemudikan oleh F berusaha untuk kabur dan menabrak petugas, namun berhasil dihentikan. Saat akan dilakukan penangkapan terhadap F, ia justru berusaha melawan petugas sehingga F terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya.Sehari setelah penangkapan beberapa tersangka di atas, yaitu Selasa (6/11), petugas bergerak melakukan pengembangan kasus ke rumah AC di kawasan Jonggol untuk dilakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledehan ditemukan beberapa lembar uang dolar Amerika dan Euro palsu serta material kertas uang palsu. Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap suami AC yang tinggal di apartemen Mediterania Garden. Di tempat tersebut petugas berhasil menangkap suami AC, seorang WNA Kamerun berinisial J alias B, bersama barang bukti berupa material kertas uang palsu U$D sebanyak ± 2 dus dan beberapa cairan kimia yang diduga sebagi bahan pengolah uang palsu tersebut. (BK)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel