Program Barkada Kontra Droga (BKD) atau pencegahan narkoba ala Filipina di lingkungan rekan sebaya menjadi salah satu proyek unggulan di Filipina. Jika melihat geliat Filipina sejauh ini, rupanya pemerintah Filipina sangat serius dalam menggarap aspek pencegahan narkoba, dengan pendekatan pemberdayaan anak muda. Melalui Dangerous Drugs Board (DDB), lembaga penanganan narkoba di Filipina menyusun sebuah kerangka kerja berbasis pencegahan yang banyak mendapatkan antusiasme dari anak-anak mudanya. Program BKD yang notabene sasarannya anak muda, telah menyerap lebih dari 50 ribu kader anti narkoba generasi muda yang giat mengampanyekan pentingnya hidup sehat dan jauh dari narkoba. Anak muda dari seluruh negeri difasilitasi untuk aktif membuat program anti narkoba khususnya dalam konteks prevensi, dan diberikan apresiasi oleh lembaga ini. Setiap tahunnya, DDB menyelenggarakan survey di seluruh pelosok daerah untuk mencari formula program pencegahan anti narkoba terbaik. Selain pemberian anugerah program terbaik dalam bidang pencegahan, DDB juga memfasilitasi penyelenggaraan kongres anak muda dalam bidang penanggulangan narkoba. Kongres ini diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Dalam kongres terakhir, pada tahun 2012 lalu, di kota Dagupan, lebih dari 2.700 anak muda yang sudah terlatih sebagai kader anti narkoba hadir untuk mendiskusikan permasalahan narkoba. Seserius ini pemerintah Filipina menggerakan komponen anak mudanya untuk lebih waspada akan bahaya penyalahgunaan narkoba. Gerakan besar pencegahan narkoba diawali dari level terkecil. Di tingkat sekolah dasar, bahkan materi bahaya narkoba sudah dikenalkan oleh pemerintah. Dalam mendukung program ini, pihak kepolisian Filipina turut terlibat langsung dengan menjadi pembicara di setiap sekolah, untuk kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Para petugas kepolisian ini sudah terlatih untuk memberikan informasi kepada siswa sekolah dasar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan melatih para siswa agar kebal terhadap godaan narkoba. (sumber http://www.ddb.gov.ph/preventive-education/campaign-and-advocacies)
Berita Utama
Barkada Kontra Droga, Cegah Narkoba Ala Filipina
Terkini
-
BNN DAN PABPDSI KUKUHKAN KOLABORASI, WUJUDKAN DESA BERSINAR 10 Jun 2026 -
BNN BEKALI PETUGAS LEMBAGA REHABILITASI, DORONG PEMENUHAN SNI 8807:2022 09 Jun 2026 -
BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI 08 Jun 2026 -
AKSELERASI “SMART POWER”, BNN RESMI BUKA TOT TELEREHABILITASI RAWAT JALAN 06 Jun 2026 -
PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026 -
PERKUAT BARISAN INSAN ANTINARKOTIKA, SESTAMA BNN RI LANTIK 29 PNS BARU 04 Jun 2026 -
PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, KEPALA BNN RI HADIRI KONSOLIDASI MAKAN BERGIZI GRATIS 04 Jun 2026
Populer
- BNN GANDENG PT GYOKAI SIAPKAN PROGRAM PASCAREHABILITASI BERBASIS PELATIHAN KERJA 12 Mei 2026

- BNN DAN YAYASAN GLOBAL CEO INDONESIA PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOTIKA DI KALANGAN GENERASI MUDA 11 Mei 2026

- TINJAU BALAI BESAR REHABILITASI BNN, SETDUKAB RI APRESIASI INOVASI LAYANAN, DUKUNG PENGUATAN P4GN 14 Mei 2026

- OPERASI SABER BERSINAR 2026 : BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA 19 Mei 2026

- BNN MENANG TELAK DALAM SIDANG PRAPERADILAN BANDAR NARKOTIKA DI PALEMBANG 18 Mei 2026

- HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT 19 Mei 2026

- SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
