UnggulanBerita UtamaSekretariat Utama

Launching Buku Autobiografi Komjen Pol Drs. Heru Winarko, S.H., Asa Menggapai Atas Nama Janji, 35 Tahun Mengabdi

Auto Draft
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

*LAUNCHING BUKU AUTOBIOGRAFI KOMJEN POL DRS. HERU WINARKO, S.H., _ASA MENGGAPAI ATAS NAMA JANJI, 35 TAHUN MENGABDI_*

Rekam jejak cemerlang telah ditorehkan oleh Drs. Heru Winarko, S.H. baik dalam menjalani karir, membina keluarga, dan menjalin persahabatan. Semua kisah menarik dan inspiratif akhirnya berhasil dituangkan dalam sebuah Buku autobiografi Berjudul *“Asa Menggapai Atas Nama Janji, 35 Tahun Mengabdi”*

Setelah melewati proses kreatif yang luar biasa, mulai dari pengumpulan data, wawancara dengan narasumber utama, keluarga dan sahabat karib beliau hingga proses penyusunan naskah, akhirnya buku autobiografi ini berhasil diluncurkan dan menjadi kado spesial untuk Kepala BNN RI Drs. Heru Winarko, S.H., tepat di hari ulang tahunnya ke-58 (1/12).

Buku autobiografi berjudul *Asa Menggapai Atas Nama Janji, 35 Tahun Mengabdi* ini diluncurkan di hadapan para undangan yaitu keluarga besar Kepala BNN RI, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama, para Kepala BNNP seluruh Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNN, serta para sahabat Kepala BNN dan seluruh pegawai BNN RI yang hadir sebagai undangan.

Dalam pembukaan kegiatan peluncuran buku autobiografi ini, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa isi buku ini mengisahkan perjalanan hidup seorang Heru Winarko, sejak kecil hingga sukses menjadi seorang jenderal bintang tiga.

Ia menambahkan, Kepala BNN RI telah melakukan pekerjaan yang luar biasa di BNN, dari mulai inovasi, pembenahan SDM hingga penguatan kerja sama baik dengan instansi terkait di dalam maupun luar negeri.

Pada momentum berbahagia ini, Kepala BNN RI memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim penyusun dari Biro Humas dan Protokol BNN dan sang penulis buku yaitu Milly Malia Mildawani dan penyusun Hanny Andhika Sarbini dan tim yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan pemikirannya sehingga buku ini selesai tepat waktu dan sukses diterbitkan.

Selain itu, Kepala BNN RI juga berterima kasih kepada seluruh tim panitia yang telah bekerja keras hingga kegiatan _launching_ buku hari ini berjalan dengan lancar dan meriah.

Kepala BNN RI mengungkapkan, dalam isi buku ini dikupas perjalanan hidupnya, termasuk berbagai kisah-kisah menarik dan inspiratif terutama dalam kedinasannya. Ia mengatakan, buku ini bukan maksud untuk menunjukkan kehebatan dirinya, namun ia ingin agar pengalamannya menjadi inspirasi untuk generasi muda.

Pada acara resensi bedah bukubyang di moderatori Kabag Publikasi dan Media Sosial Biro Humpro BNN RI, Kombes Pol Hanny Andhika,
Kehidupan Heru Winarko memberikan kesan-kesan khusus bagi keluarga, dan sahabat serta jajarannya.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang resensor yang merupakan sahabat Kepala BNN RI yaitu Bapak Edy Permadi, yang menilai sosok Heru Winarko ini sebagai pribadi ulet dan pekerja keras. Di samping itu, Ia kagum dengan pribadi Heru Winarko yang menempatkan orang tua sebagai sosok idola, dan hal itu merupakan hal yang jarang terjadi.

Senada dengan fakta tersebut, Aditya Gumay, seorang sutradara kondang tanah air ini juga melihat kisah hidup Kepala BNN sangat menarik bahkan layak untuk difilmkan. Ia melihat, banyak peristiwa yang bisa menjadi menjadi *_Golden scene_* jika dibuat dalam sebuah film layar lebar, bahkan sinetron.

“Jika dilihat dari bagaimana menangani kasus, maka kisahnya cocok untuk dijadikan film detektif,” ungkap sutradara Lenong Bocah ini.

Namun, jika dilihat dari aspek kisah keluarga terutama kisah cintanya dengan sang istri, maka kisah Kepala BNN ini bisa dibikin film dalam genre drama.

Demikian halnya, saat ia dihadapkan dengan sebuah momen, ketika seseorang yang telah menipu habis-habisan ibunya meminta tolong kepada dirinya untuk menangani kasusnya dalam kasus penipuan juga. Saat inilah, Heru Winarko membuktikan dirinya tetap professional dan menjalankan tugasnya untuk membantu masyarakat

Sementara itu, Hanny Andhika Sarbini, S.I.K., S.H., M.H, selaku penyusun buku autobiografi ini menilai, buku ini sangat istimewa karena memberikan banyak nilai-nilai penting yang bisa menjadi pelajaran, bukan hanya untuk generasi muda namun juga untuk masyarakat luas. Ia menambahkan, begitu banyak hal menarik yang bisa dipetik dari kepribadian Bapak Heru Winarko , seperti karakter aparat negara yang gigih dalam pekerjaannya, karena beliau memegang teguh prinsip *Pantang Pulang Sebelum Menang.*

Terbitnya buku ini telah memberikan kebahagiaan tersendiri untuk keluarga besar, terutama sang istri, yaitu Syahria Wijayati Heru Winarko.

Baginya, buku ini bisa menjadi kenang-kenangan yang indah dan menyajikan berbagai hikmah. Demikian juga dengan putrinya, Masayu Shahnaz, mengaku bangga dengan sosok Heru Winarko sebagai sosok ayah yang sabar dan bersahabat yang merupakan idolanya selamanya (HNY/BK)

*Biro Humas dan Protokol BNN RI*
#hidup100persen

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel