Program kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu program pokok pembangunan nasional. Salah satu sasaran strategis yangingin dicapai adalah berkaitan erat dengan Program Kesehatan ReproduksiRemaja yang ditingkatkan melalui Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR). Remaja mempunyai masalah yang sangat kompleks seiring dengan masa transisi yang dialaminya. Masalah yang menonjol dikalangan remaja adalah masalah Seksualitas (kehamilan yang tidak diinginkan, atau aborsi), terinfeksi Penyakit Menular Seksual, HIV/AIDS, penyalahgunaan NAPZA dan sebagainya, melalui permasalahan dimaksud Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Kependudukan, dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pemerintah Desa (BP3APK2BPMD) Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan Capacity Building Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja/Mahasiswa (PIK-R/M) Tegar Model New Initiative 2014 bertempat di Hotel Sandaan Pangandaran, pada Minggu-Senin (30/09/2014-01/10/2014).Keberadaan PIK-R/M di Jawa Barat diharapkan mampu menjawab permasalahan remaja, juga mempersiapkan remaja mengembangkan kemauan dan kemampuan positifnya, sebagaimana disampaikan oleh Kabid KSPK BKKBN Provinsi Jawa Barat Dra. Teti Sabarniati, tujuan digelarnya kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan sikap kepada remaja produktif atas triad KR/M agar zero dari masalah Seks Bebas, NAFZA, dan HIV/AIDS tutur Teti.Kegiatan ini menghadirkan 74 peserta teridiri dari SLTP, SLTA dan Mahasiswa perwakilan Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran yang disiapkan untuk menjadi PIK-R/M, serta narasumber dari berbagai disiplin ilmu dan pekerjaan, salah satunya BNN Kabupaten Ciamis, yang sebelumnya mendapat arahan dari BKKBN Provinsi Jawa Barat, PIK-R Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.Narasumber dari BNN Kabupaten Ciamis disampaikan oleh Suhendi, SH, dalam paparannya agar para remaja yang berada di lingkungan sekolah dan kampus dituntut mengetahui dampak buruk dari penyalahgunaan narkoba. Remaja diharapkan mampu mengetahui narkoba dan permasalahannya, mengingat remaja masuk kelompok rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, hal ini sejalan dengan program Triad KR/M yang salah satunya terbebas dari masalah NAFZA yang memberikan kontribusi juga terhadap penularan HIV/AIDS, ungkapnya.Suhendi juga menambahkan agar para remaja dapat memposisikan dirinya pada lingkungan yang tepat, dengan pergaulan yang selektif, yang didasari oleh nilai-nilai keagamaan, dan memiliki pola hidup sehat, sehingga remaja atau mahasiswa dapat mempersiapkan dirinya kedepan dalam merencanakan keluarga sehat,tangguh, produktif, yang terhindar dari masalah Seks Bebas, NAFZA dan HIV/AIDS.Kegiatan ini mendapat respon positif dari Sekretaris BP3APK2BPMD Kabupaten PangandaranTavian Soekartono, SE. selaku tuan rumah kegiatan, kami berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan di semua remaja baik yang berada di dalam maupun luar sekolah dan kampus secara berkesinambungan, dengan harapan para remaja yang tergabung dalam PIK-R/M ini menjadi teladan dan motivator para remaja lainnya guna meraih masa depan yang cerahdengan reproduksi remaja yang sehat. Pungkas Tavian. (bnnk ciamis)
Berita Utama
TRIAD KRR BANJAR DAN PANGANDARAN TOLAK SEKS BEBAS, NAPZA DAN HIV/AIDS
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
