Siaran Pers

TNI AL ajak perwira tingginya tingkatkan profesinalisme dibidang penanganan kasus Narkoba

Dibaca: 11 Oleh 03 Okt 2014Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Badan Narkotika Nasional menerima kunjungan siswa Kursus Penyidikan Pidana Tertentu di Laut, TNI AL di Ruang Rapat Lt. 7 Gedung BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (3/10). Kunjungan TNI AL tersebut dipimpin oleh Letkol Laut / Pelaut Arif Rustaman dan diterima oleh Kombespol Sundari, S. Sos selaku Direktur Pengawasan Tahanan, Barang Bukti dan Aset (Watahbaset) BNN dan Kombespol Drs. Slamet Riyadi, Selaku Kepala Sub Direktorat Heroin Direktorat Narkotika Alami BNN. Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar dengan jumlah pulau mencapai 13.466 dan total luas daratan 1.919.443 km². Ribuan pulau tersebut tersebar diatas lautan seluas 3.257.357 km². Tak heran, jika laut menjadi pintu terbesar masuknya Narkotika illegal ke negeri ini.TNI AL sebagai panglima dalam menjaga wilayah maritim Indonesia memiliki peran yang cukup penting dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Puluhan kilo Narkoba kerap diamankan petugas dari tangan sindikat narkoba internasional yang melakukan penyelundupan melalui jalur laut.Melihat kondisi ini, perlu adanya peningkatan pemahaman bagi anggota TNI AL dalam melakukan penanganan tindak pidana Narkotika. Menyadari hal tersebut, dibawah pimpinan Letkol Laut / Pelaut Arif Rustaman, 65 siswa penyidik yang terdiri dari perwira tinggi TNI AL, melakukan kunjungan resmi ke BNN dalam rangka Kursus Penyidikan Pidana Tertentu di Laut.Membuka kunjungannya, Arif menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya adalah dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi yang sudah terjalin sebelumnya, melalui berbagai kegiatan yang kerap dilakukan TNI AL dengan BNN. Selain bersilaturahmi, tujuan kunjungan kami adalah meningkatkan profesionalisme fungsi militer TNI AL khususnya dibidang penanganan Narkotika. Serta mengetahui pola penyebaran Narkotika di Indonesia dan mekanisme pananganannya, tambahnya.Mewakili BNN, Drs. Slamet Pribadi, memberikan materi pembekalan terkait Narkotika, mulai dari penerapan Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, metode penyidikan dan penyelidikan BNN, hingga informasi tindak pidana Narkotika di perbatasan laut. Peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan kunjungan ke UPT Uji Laboratprium BNN dan mendapat informasi terkait uji laboratorium narkotika. Selain itu, BNN juga memberikan informasi mekanisme penanganan kaus tindak pidana Narkotika, termasuk tindak pidana pencucian uang terkait Narkotika, pemusnahan barang bukti hingga upaya rehabilitasi yg dilakukan oleh BNN.Disela paparannya, Slamet menambahkan Sejauh ini TNI AL menjadi salah satu instansi yang sangat aktif dalam upaya P4GN dan kerap melakukan kontribusi baik dibidang pemberantasan maupun pecegahan penyalahgunaan Narkoba. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terus meningkatkan kontribusi seluruh elemen masyarakat dalam penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Indonesia.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel