Badan Narkotika Nasional menerima kunjungan siswa Kursus Penyidikan Pidana Tertentu di Laut, TNI AL di Ruang Rapat Lt. 7 Gedung BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (3/10). Kunjungan TNI AL tersebut dipimpin oleh Letkol Laut / Pelaut Arif Rustaman dan diterima oleh Kombespol Sundari, S. Sos selaku Direktur Pengawasan Tahanan, Barang Bukti dan Aset (Watahbaset) BNN dan Kombespol Drs. Slamet Riyadi, Selaku Kepala Sub Direktorat Heroin Direktorat Narkotika Alami BNN. Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar dengan jumlah pulau mencapai 13.466 dan total luas daratan 1.919.443 km². Ribuan pulau tersebut tersebar diatas lautan seluas 3.257.357 km². Tak heran, jika laut menjadi pintu terbesar masuknya Narkotika illegal ke negeri ini.TNI AL sebagai panglima dalam menjaga wilayah maritim Indonesia memiliki peran yang cukup penting dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Puluhan kilo Narkoba kerap diamankan petugas dari tangan sindikat narkoba internasional yang melakukan penyelundupan melalui jalur laut.Melihat kondisi ini, perlu adanya peningkatan pemahaman bagi anggota TNI AL dalam melakukan penanganan tindak pidana Narkotika. Menyadari hal tersebut, dibawah pimpinan Letkol Laut / Pelaut Arif Rustaman, 65 siswa penyidik yang terdiri dari perwira tinggi TNI AL, melakukan kunjungan resmi ke BNN dalam rangka Kursus Penyidikan Pidana Tertentu di Laut.Membuka kunjungannya, Arif menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya adalah dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi yang sudah terjalin sebelumnya, melalui berbagai kegiatan yang kerap dilakukan TNI AL dengan BNN. Selain bersilaturahmi, tujuan kunjungan kami adalah meningkatkan profesionalisme fungsi militer TNI AL khususnya dibidang penanganan Narkotika. Serta mengetahui pola penyebaran Narkotika di Indonesia dan mekanisme pananganannya, tambahnya.Mewakili BNN, Drs. Slamet Pribadi, memberikan materi pembekalan terkait Narkotika, mulai dari penerapan Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, metode penyidikan dan penyelidikan BNN, hingga informasi tindak pidana Narkotika di perbatasan laut. Peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan kunjungan ke UPT Uji Laboratprium BNN dan mendapat informasi terkait uji laboratorium narkotika. Selain itu, BNN juga memberikan informasi mekanisme penanganan kaus tindak pidana Narkotika, termasuk tindak pidana pencucian uang terkait Narkotika, pemusnahan barang bukti hingga upaya rehabilitasi yg dilakukan oleh BNN.Disela paparannya, Slamet menambahkan Sejauh ini TNI AL menjadi salah satu instansi yang sangat aktif dalam upaya P4GN dan kerap melakukan kontribusi baik dibidang pemberantasan maupun pecegahan penyalahgunaan Narkoba. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terus meningkatkan kontribusi seluruh elemen masyarakat dalam penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Indonesia.
Siaran Pers
TNI AL ajak perwira tingginya tingkatkan profesinalisme dibidang penanganan kasus Narkoba
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
