Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu judul penting yang gencar dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) guna mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Metode ini dipercaya dapat mengoptimalkan program P4GN. Lewat pemberdayaan masyarakat di berbagai lini, yaitu di lingkungan pendidikan, kerja, dan masyarakat umum, subjek yang menyosialisasikan kampanye antinarkoba sudah bukan pemerintah saja, melainkan masyarakat luas. Mulai 23 April-16 Mei 2013, Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Kuningan mengadakan Sosialisasi Program Lingkungan Sekolah Menengah Bebas Narkoba. Peserta adalah 200 orang siswa/i yang berasal dari setiap sekolah–dengan total lima sekolah–yang telah menjalin kerja sama dengan BNN Kab. Kuningan. Program tersebut akan berlangsung dalam lima kegiatan dengan jadwal berbeda. Jadwal berturut-turut dimulai pada 23, 25, 30 April, 7, dan 16 Mei 2013 dengan urutan sekolah yang disosialisasi, yaitu SMAN 1 Cibingbin, SMK Patriot, SMK Budi Bhakti, SMAN 1 Cigugur, dan SMAN 2 Kuningan. Adapun kegiatan di SMA Negeri 1 Cibingbin tanggal 22-23 April 2013 akan dihadiri oleh Kepala BNN Kab. Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S. STP, M. Si. Selain menyampaikan materi mengenai Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Sekolah dalam Program P4GN, BNN Kab. Kuningan menghadirkan Ketua Kuningan Addict Community (KAC), Ano Juwana sebagai narasumber yang akan mengulik dan berbagi kisah mengenai sisi gelap seorang pecandu narkoba. Lewat testimoni yang disampaikan Ketua Kuningan Addict Community itu, peserta diharapkan mengambil banyak pelajaran berharga untuk bekal mereka menjadi seseorang yang tahu, mau, dan mampu mengalahkan godaan narkoba di lingkungan mereka.Inti pemberdayaan masyarakat adalah menciptakan lingkungan masyarakat yang mandiri. Dalam konteks pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), kemandirian masyarakat menjadi titik penting karena permasalahan narkoba merupakan masalah sosial yang membutuhkan perhatian dan jawaban dari masyarakat itu sendiri. Kedua, masyarakat setempat lebih mengetahui masalah lingkungan mereka dibandingkan masyarakat luar. Tujuan dari kegiatan ini hakikinya adalah meningkatkan kesadaran segenap warga sekolah (guru, siswa, dan petugas sekolah) bahwa sekolah kini, telah digunakan oleh para pengedar narkoba sebagai tempat bertransaksi. Kondisi demikian selanjutnya dapat disikapi dengan upaya preventif dari pihak sekolah dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa dari narkoba. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan aman dari permasalahan narkoba. (Still) Say No to Drugs!
Berita Utama
Sosialisasi Program Lingkungan Sekolah Menengah Bebas Narkoba di SMA Negeri 1 Cibingbin Kab. Kuningan
Terkini
-
HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA, BNN DORONG PENGUATAN SINERGI BERSAMA BAKOM RI 30 Sep 2026 -
GELAR RAPAT PENGOLAHAN DATA IKM LAYANAN REHABILITASI 2026, BNN DORONG EFISIENSI ADMINISTRASI DAN PENINGKATAN MUTU LAYANAN 30 Sep 2026 -
BNN LANTIK 10 PEJABAT, PERKUAT PELAKSANAAN P4GN 29 Sep 2026 -
BNN BERSAMA LAN DORONG PERAN AKTIF ASN DALAM GERAKAN ANTI NARKOBA 29 Sep 2026 -
BUKA PELUANG KOLABORASI, KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI AHLI TERAPI REHABILITASI 28 Sep 2026 -
SESTAMA BNN RI HADIRI FORSES, PERKUAT SINERGI TATA KELOLA PEMERINTAHAN 26 Sep 2026 -
BNN PERKUAT SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN NARKOBA LOMBOK TIMUR 25 Sep 2026
Populer
- WASPADA NARKOTIKA CAIR, BNN IMBAU PELARANGAN ROKOK ELEKTRIK DI LINGKUNGAN GARUDA INDONESIA 10 Sep 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- BNN DAN PPATK PERKUAT SINERGI HADAPI MER FATF 2029 10 Sep 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI WISUDA PURNAWIRA PATI POLRI 10 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026

- KOMISI III DPR RI DUKUNG PENGUATAN ANGGARAN BNN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 02 Sep 2026
