Permasalahan penyalahgunaan narkoba merupakan pekerjaan rumah bangsa ini yang sampai sekarang belum tuntas, bahkan cenderung dampak dari penyalahgunaannya semakin berbahaya merusak generasi muda anak bangsa. Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN RI) bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (Puslitkes UI) pada tahun 2011 menunjukan angka prevalensi (penyalahguna narkoba) nasional mencapai 2,2% dari jumlah penduduk Indonesia yang berumur 10 sampai dengan 54 tahun diperkirakan mencapai 3,8 juta orang, dibawah angka proyeksi sebesar 2,32 % atau setara dengan 4 juta orang. Hal ini menunjukan terjadinya penurunan dan mengindikasikan upaya-upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Indonesia telah memperoleh hasil yang signifikan. Namun dengan demikian tahun 2015 diprediksi angka prevalensi akan mengalami kenaikan menjadi sebesar 2,8% atau setara dengan 5,1 juta orang, apabila seluruh komponen bangsa tidak melakukan upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan yang komperehensif.Dalam sambutannya pada kegiatan memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) pada tanggal 26 Juni 2014, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut AKBP Widayati BA menyampaikan bahwa secara garis besar penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. Kerugian dibidang ekonomi dampak dari permasalahan narkoba hasil survey 2011 diperkirakan mencapai 48,2 triliyun rupiah.Pada penyelenggaraan hari HANI sedunia tahun ini dibilang sukses walaupun terjadi perubahan rencana, semula akan diadakan upacara bendera di lapangan upacara Kantor Setda Garut dikarenakan kondisi hujan dan tidak memungkinkan kegiatan tersebut terselenggara maka dilaksanakanlah kegiatan ramah tamah dengan mengundang Bupati Garut beserta kepala SKPD, jajaran Muspida Kabupaten Garut dan para stakeholder yang ada di Kabupaten Garut.Kegiatan ini dilaksanakan di halaman parkir kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut, kegiatan ini terwujud atas kerjasama BNNK Garut dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut yang terus serius membangun sinergisitas upaya mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba 2015.Kegiatan ini berjalan dengan penuh hikmat ketika Bupati Garut, Rudi Gunawan SH, MH, MP menyampaikan amanah dari Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Dr Anang iskandar bahwa kita perlu wujud nyata dan komitmen bersama seluruh komponen masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia sesuai dengan Intruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011, untuk bersama-sama berupaya mewujudkan Indonesia Negeri Bebas Narkoba yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden pada tanggal 26 Juni 2011.Sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan dunia terhadap para korban penyalahgunaan narkoba yang terus berjatuhan, bersama masyarakat dunia untuk terus menerus mengupayakan pemulihan para korban penyalahgunaan narkoba dengan prinsip Drug Use Disorder are Preventable and Treatable (Pengguna Narkoba dapat decegah dan direhabilitasi).Dalam waktu terpisah Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut AKBP Widayati BA menyampaikan beberapa kasus kejahatan narkoba di Kabupaten Garut dari tahun 2011 sampai dengan 2013 kepada Bupati Garut H. Rudi Gunawan SH, MH, MP dan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H. Iman Alirahman, SH, MSi. Adapun data informasi kejahatan kasus narkoba ini berdasarkan data 3 (tiga) tahun terakhir dari Kepolisian Resosrt Garut mengenai tindak pidana narkotika pada tahun 2011 berjumlah 46 perkara, tahun 2012 berjumlah 37 perkara dan tahun 2013 berjumlah 39 perkara.Disamping itu pula Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Garut AKBP Widayati BA menegaskan pula bahwa antara pecandu/korban penyalahguna narkoba harus terpisah dengan para pengedar narkoba dalam penanganannya, pecandu/korban penyalahguna narkoba wajib direhabilitasi sampai ketitik pulih (sembuh), namun bagi pengedar narkoba atau sindikat jaringan narkoba wajib dihukum seberat-beratnya, bahkan sampai hukuman mati. Dalam pelaksanaan rehabilitasi ini kepala BNNK Garut, menyampaikan langkah-langkah kongkrit kedepan di Kabupaten Garut harus adanya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan fasilitas rehabilitasi narkotika bagi pecandu narkotika/penyalahguna narkotika/korban penyalahgunaan narkotika.Seiring dengan tema tahun 2014 adalah Tahun Penyelamatan Pecandu Narkotika dan upaya mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015, maka BNNK Garut mewujudkan komitmen tersebut dan membangun motivasi kepada masyarakat Kabupaten Garut dengan meminta tanda tangan dari seluruh tamu undangan khususnya Bupati Garut beserta kepala SKPD, jajaran Muspida Kabupaten Garut dan para stakeholder di Kabupaten Garut pada spanduk berukuran 1 (satu) meter ke 10 (sepuluh) meter dipenghujung acara kegiatan hari HANI sedunia di kabupaten Garut. ***(adi-yedi)
Berita Utama
Seribu Tanda Tangan Wujud Komitmen Nyata Meriahkan Hari Anti Narkoba Internasional 2014
Terkini
-
JELANG HANI 2026, BNN DAN KEMENTERIAN PPPA TINGKATKAN KAPASITAS TENAGA REHABILITASI ANAK 23 Jun 2026 -
TARGETKAN PEMENUHAN SNI 100%, BNN LAKUKAN ASISTENSI BAGI LEMBAGA REHABILITASI MITRA 23 Jun 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, KEPALA BNN RI HADIRI KONSOLIDASI MAKAN BERGIZI GRATIS 04 Jun 2026
