
BNN.GO.ID – Bandung, Kiprah Artipena (Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba) dalam empat tahun belakangan ini banyak mendapatkan respon positif dari kalangan mahasiswa. Dua mahasiswa asal Mercu Buana Jakarta membagikan sedikit pengalamannya sebagai relawan anti narkoba di bawah naungan Artipena. Bukan asal ikut-ikutan, tapi bergabung di Artipena merupakan kebanggaan karena bisa menebar virus anti narkoba pada generasi muda lainnya.
Daniel Akbar, salah seorang mahasiswa dari Universitas Mercu Buana mengaku senang bisa bergabung di bawah naungan Artipena. Saat ini ia sedang aktif-aktifnya melakukan upaya preventif dengan cara-cara yang kreatif. Sebagai relawan Artipena, ia di kampusnya telah bergabung dalam UKM bernama OASE yaitu organisasi sosial dan lingkungan anti narkoba. Selama hampir setahun bergabung dalam program Artipena ini, ia mengaku bisa memperluaskan jejaringnya dengan kampus lain, dan bisa terlibat dalam berbagai kegiatan P4GN baik yang diinisiasi BNN atau LSM yang peduli bahaya narkoba.
Sementara itu, Novi Dyana, mahasiswi dari kampus yang sama mengaku senang, di Artipena, karena banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan. Selama di Artipena ia mengaku bisa melakukan upaya kampanye anti narkoba seperti seminar, atau talkshow dengan kemasan yang kreatif.
“Contohnya baru-baru ini kami menggelar kegiatan seminar dengan jargon Mirasantika atau milenial beraksi bersama kuliti narkoba,” imbuhnya usai menyaksikan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara BNN dengan Artipena, di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/11).
Kegiatan seperti ini pun mendapat respon positif dan bisa merangkul kurang lebih 11 kampus lainnya untuk selanjutnya bersama-sama mendeklarasikan anti narkoba. Ke depannya, Ia berharap bisa lebih merangkul lebih banyak orang dan komunitas lagi, untuk menyampaikan betapa bahayanya narkoba.