Skip to main content
Berita SatkerBidang Pemberdayaan MasyarakatFoto

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

Oleh 28 Jun 2024Tidak ada komentar
Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 
Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif laksanakan Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba, pada tanggal, 28 Juni 2024 dalam rangka P4GN.

BNN.GO.ID Jawa Barat, 28 Juni 2024. Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis dibuka oleh Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN, (Drs. Edi Swasono, M.M.) dilanjutkan pemaparan materi oleh Yasinta Indrianti, M.Psi, Psikolog(Warek Bidang 3, Universitas Podomoro) dengan tema Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Korporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakatpada KawasanRawan Narkoba. Adapun Pointer sebagai berikut:
1. Inisiatif strategis menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, aman melalui intervensi yang terstruktur dan terukur. 2. CSR dari perspektif perguruan tinggi, CSR dapat diwujudkan melalui Community Development (PKM) yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan tetapi juga pada pembinaan dan pemberdayaan Masyarakat. 3. Memperkuat Pondasi di Hulu Memperhatikan Dampak di Hilir 4. Memperkuat Pondasi di Hulu dengan Program Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat. 5. Program yang difokuskan untuk pondasi di Hulu antara lain: ✓ Penguatan Pendidikan Formal dan Non-Formal, ✓ Peningkatan Kapasitas Guru dan Pendamping, ✓ Pengembangan Keterampilan Komunikasi dan Konseling, ✓ Integrasi CSR dalam Kurikulum dan Kegiatan Ekstrakurikuler, ✓ Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan, dan ✓ Layanan Kesehatan dan Kesejahteraan. 6. Program yang difokuskan untuk pondasi di Hulu antara lain ✓ Penilaian Dampak Sosial dan Ekonomi ✓ Feedback dan Adaptasi ✓ Inovasi dan Skalabilitas ✓ Feedback dan Adaptasi ✓ Sustainability ✓ Penguatan Kapasitas Lokal 7. Integrasi dengan Pendidikan Tinggi melalui R&D dan PKM untuk pembentukan komunitas berkelanjutan. Dilanjutkan Narasumber kedua SaefuZaman, M. Hum. (Peneliti Ahli Pertama, BRIN). Pointer 1. Narasumber menjelaskan terkait dengan penulisan yang kurang tepat dan penyusunan stuktur kalimat. 2. Pada penulisan konsep atau prinsip yang akan dibahas masih belum matang. 3. Penjelasan relevasi tentang keberlanjutnya masih belum terpenuhi. 4. Untuk penjelasan contoh proposal perlu dilampirkan dalam lampiran dengan poin-poin yang jelas dan lengkap.
Diskusi:
1. Bu Rieska a. Bagaimana mengetahui keberlanjutan dan pengukuran dampak pada suatu program karena kami mempunyai tugas dalam mengintervensi kawasan rawan dengan indikator pemulihan kawasan rawan Jawab: Keberlanjutan dapat terjadi jika: ✓ Pemberi bantuan TJSL memberikan chanel yang tepat untuk Masyarakat; ✓ Maintenance keberlanjutan program dengan dinas-dinas yang mempunyai program monitoring dan evaluasi di kawasan tersebut; ✓ Semua pihak mengawal/me-monitoring kerja sama program;BNN tetap sebagai leading sector yang mengawali kegiatan dengan menggandeng pihak-pihak lain; ✓ Keberlanjutan yang diharapkan adalah keberlanjutan pada komunitas (masyarakat), bukan pada keberlanjutan program. b. Sulit menggali kerentanan pada masyarakat, sedangkan kerentanan memegang bobot tertinggi. Jawab: Beberapa cara untuk mengatasi hal ini: ✓ KPI 360 – jika menilai diri sendiri akan tidak objektif. Kuesioner diberikan pada masyarakat umum, sehingga pertanyaan tidak menyangkut dirinya sendiri, yang dinilai adalah situasi secara objektif; ✓ Menerapkan kurikulum merdeka mengenai pemberdayaan masyarakat, dengan melibatkan lingkungan sekolah dalam fungsi keberlanjutan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan; ✓ Dapat mengundang pengguna narkoba sebagai narasumber sehingga mengetahui dengan pasti aktivitas pengguna narkoba, dan hasil jawabannya dapat dituangkan dalam kuesioner, agar pertanyaan lebih tepat sasaran 2. Pak Joko Purnomo Perlu adanya MoU dengan Universitas Podomoro yang mencantumkan tentang riset kawasan rawan narkoba yang dapat dilakukan oleh para akademisi, agar dapat menggambarkan kondisi sosial ekonomi dan demografi masyarakat. Hal ini diperlukan sebagai literatur dan kajian akademis. Jawab: BNN melalui website atau platform BNN dapat membuat open recruitment bagi akademisi/dosen yang ingin meneliti tentang kawasan rawan narkoba. Sehingga kedepannya dapat terjalin kerja sama antara BNN dengan akademisi. 3. Pak Hendrajid Masukan: a. Insight dibentuknya program pemberdayaan masyarakat; b. Berharap adanya kerja sama antara BNN dengan Podomoro University. CSR dari Podomoro merupakan Human Resources bagi BNN. Berharap kedepannya akan ada PKS/MoU untuk keberlanjutan kerja sama tersebut; c. Keberlanjutan program Alternative Development di tahun sebelumnya, dengan memperkerjakan sebagai security di Podomoro Group.
Rekomendasai:
1. TJSL diharapkan dapat menjadi program yang berkesinambungan/berkelanjutan; 2. TJSL dimungkinkan dengan pihak-pihak lain agar dapat menimbulkan dampak lebih luas bagi masyarakat; 3. TJSL juga harus berdasar evidence based.

Baca juga:  Bintang Toedjoe Dan Semen Indonesia Beri Pelatihan Kewirausahaan "Life Skill"

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba.

Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Koorporasi (CSR) Program Pemberdayaan Masyarakat pada Kawasan Rawan Narkoba

#IndonesiaDrugFree   #IndonesiaBersinar

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel