Denpasar, Bali – Pada hari Minggu (28/7) kemarin, ROHIS SMK TI Global Bali mengadakan kegiatan pesantren kilat selama sehari penuh. Dalam kesempatan ini, Badan Narkotika Nasional Kota Denpasar memberikan advokasi mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sebanyak 141 siswa baru sekolah yang berbasis teknologi informasi ini mengikuti kegiatan dengan baik.Ketua Yasasan Widya Dharma Shanti Drs Dadang Hermawan, AK, MM membuka kegiatan ini sekaligus memberikan pengarahan mengenai pentingnya memupuk keimanan, ketaqwaan dan semangat membangun bangsa dalam diri generasi muda. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi tentang kepemimpinan oleh narasumber Drs H Isroi, M. Pd I. Menurutnya, ada dua pendapat mengenai siapa yang bisa dianggap sebagai pemimpin. Pertama, seseorang yang memiliki bakat memimpin sejak lahir. Kedua adalah seseorang yang dibentuk dan ditempa melalui pendidikan dan pelatihan, jelasnya.Penyuluh BNNK Denpasar Yusuf Pribadi menjabarkan mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Para siswa sekolah yang berbasi teknologi ini juga diingatkan mengenai tuntutan hukum yang akan dihadapi para penyimpan maupun pengedar gelap narkoba jika tertangkap aparat berwajib.Yusuf Pribadi juga menjelaskan bahwa BNN Kota Denpasar memberikan kesempatan rehabilitasi dan pendampingan gratis bagi para pecandu yang ingin pulih. Keluarga tidak perlu lagi mengkhawatirkan mengenai biaya rehabilitasi karena BNN yang akan menanggungnya. Selain itu, kami akan menjaga kerahasiaan identitas dan proses rehabilitasi yang akan dilakukan pecandu sehingga keluarga tidak perlu takut, ungkapnya. (Humas BNNK Denpasar)
Artikel
Pesantren Kilat SMK TI Global Bali Diisi dengan Advokasi Bahaya Narkoba
Terkini
-
BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA 05 Nov 2026 -
BNN RAIH JUARA 3 DALAM ANUGERAH REKSA BANDHA 2026 05 Nov 2026 -
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026

- BNN GELAR UJI SERTIFIKASI KONSELOR ADIKSI 07 Okt 2026
