Berita Utama

Pemetaan Klinik Pratama Untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Dibaca: 15 Oleh 19 Mei 2016Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

BNNK Bone Bolango bersama dengan penanggung jawab Klinik Pratama Anugerah sepakat melakukan kerja sama dalam memberikan pelayanan optimal kepada korban pecandu, dan penyalahguna narkoba yang ingin direhabilitasi.Bone Bolango/ Gorontalo—Dalam rangka menilai kelayakan sarana kesehatan untuk rehabilitasi korban, pecandu dan penyalahguna narkoba di Kabupaten Bone Bolango, tim dari Seksi Rehabilitasi BNNK Bone Bolango mengunjungi Klinik Pratama Anugerah di Desa Tumbihe, Kecamatan Kabila, Rabu (18/05) kemarin.Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Bone Bolango, Muh. Arsyad, SKM yang memimpin langsung tim tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan persiapan sebelum dilakukannya program penguatan lembaga penyedia sarana bagi pecandu narkoba.Kunjungan ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya kami telah melakukan hal serupa di Klinik Ademimi di Kecamatan Tapa, dan LSM Huyula Support di Kecamatan Suwawa, ujar Arsyad.Lebih lanjut Arsyad mengatakan bahwa Seksi Rehabilitasi BNNK Bone Bolango telah menargetkan pemetaan terhadap seluruh sarana kesehatan, dalam hal ini klinik pratama yang ada di wilayah Kabupaten Bone Bolango.Menurut data di pihak kami ada empat klinik pratama dan satu LSM yang perlu menjalani uji kelayakan untuk melaksanakan pelayanan rawat jalan terhadap para pecandu, terang Arsyad.Kunjungan dari BNNK Bone Bolango ini diterima langsung oleh Penanggung Jawab Klinik Pratama Anugerah, dr. Ronald Ibrahim. dr. Ronald sendiri menyambut positif program kerja sama antara klinik yang dipimpinnya dengan BNNK Bone Bolango dalam hal memberikan layanan rawat jalan bagi pecandu narkoba.Namun ia mengaku selama ini belum pernah mendengar tentang sosialisasi program rehabilitasi. Ronald berharap ada sosialisasi yang lebih intensif tentang program penanganan pecandu terutama bagi para petugas kesehatan atau paramedis. #StopNarkobaB/BRD-68/V/2016

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel