
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Dr. Petrus Reinhard Golose menerima kunjungan kerja Plt. Bupati Penajam Paser Utara, Ir. H. Hamdam dan Kepala BNNP Kalimantan Timur, Wisnu Andayana, ,S.S.T.,M.K di ruang kerjanya, Senin (14/2).
Kehadiran Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dan Kepala BNNP Kalimantan Timur di BNN untuk membahas agenda penting dalam rangka upaya penanggulangan narkoba di daerah berjuluk Benuo Taka. Salah satu isu penting yang menjadi pembahasan dalam pertemuan kali ini adalah tentang urgensi pembentukan BNNK Penajam Paser Utara.
Kepala BNN RI menyambut hangat dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Plt. Bupati PPU atas komitmennya yang kuat untuk mendukung BNN RI dalam upaya War on Drugs. Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati PPU mengatakan pentingnya pembangunan BNNK di wilayahnya. Menurut Plt Bupati PPU, pembentukan dan pembangunan BNNK sangat mendesak, apalagi nanti PPU menjadi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Di samping itu, kewenangan penanggulangan narkoba yang kini dipegang oleh Badan Narkotika Kabupaten (BNK) cukup terbatas, sehingga diperlukan upaya ekstra yaitu melalui pembentukan BNNK.
Di samping rencana pembentukan dan pembangunan lahan untuk BNNK, Pemda PPU juga akan membangun BLK.
“Kedua, kami juga ingin membangun Balai Latihan Kerja untuk memberikan kepada warga binaan sehingga nanti begitu dilepas ke masyarakat, mereka akan dapat keterampilan,” imbuh Plt. Bupati PPU.
Sebagai salah satu bentuk komitmen Pemda PPU dalam upaya penanggulangan narkoba, pihaknya telah menyediakan lahan seluas 3.000 m² untuk pembangunan BNNK dan 2 hektar untuk pembangunan BLK. (BK)
Biro Humas dan Protokol BNN RI