Skip to main content
Berita Utama

Pegawai Kecamatan Denpasar Barat Mendapat Sosialisasi P4GN

Oleh 13 Mei 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Denpasar, Bali – Badan Narkotika Nasional Kota Denpasar mengadakan sosialisasi implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011 P4GN pada hari Selasa (7/5) kemarin. Kegiatan ini mengambil tempat di Kantor Kecamatan Denpasar Barat, Jalan Gunung Agung Denpasar. Sebanyak 30 peserta dari pegawai kantor ini mengikuti penjabaran tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan baik.Kegiatan sosialisasi ini dimulai dengan menyanikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh panita dan peserta. Dalam sambutannya, Camat Denpasar Barat menjelaskan pihaknya menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Kepala Seksi Pencegahan Ida Bagus Sedana, SH. Dalam sambutannya, ia kembali mengingatkan mengenai visi dan misi serta tujuan berdirinya lembaga pemerintah ini. Visi kami adalah bersama mewujudkan Kota Denpasar yang berwawasan budaya terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tahun 2015, jelasnya. Ida Bagus Sedana menambahkan untuk itu, BNNK Denpasar mengajak masyarakat untuk sadar bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi keselamatan generasi bangsa. Setelah itu, penyuluh BNNK Denpasar Drs. I Dewa Gde Agung Wiradarma menyampaikan materi implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada para peserta.Ada beberapa faktor penyebab seseorang menjadi pengguna narkoba seperti faktor lingkungan. Ajakan teman atau rasa solidaritas sesama bisa menjadi pemicu awal terjerumusnya seseorang dalam jurang narkoba, ungkap Gde Agung Wiradarma.Sebelum penutupan, mantan pecandu narkoba suntik, Mansur memberikan testimoni mengenai kehidupannya selama menggunakan narkoba. Sejak orang tua saya berpisah, kehidupan saya mulai kacau. Awalnya saya mencoba dari merokok, minum minuman keras sebelum mengenal narkoba. Pertama dikenalkan pada cimeng dan bertahap ke narkoba suntik. Sampai akhirnya saya bertekad untuk berhenti saat teman saya sesama pengguna narkoba suntik terjangkit virus HIV, ungkapnya.Penyuluh lainnya Yusuf Pribadi menambahkan jika ada sanak saudara, teman atau tetangga dari peserta advokasi yang terindikasi menggunakan narkoba dan ingin sembuh, BNNK Denpasar membuka kesempatan untuk pendampingan dan rehabilitasi hingga sembuh. (Humas BNNK Denpasar)

Baca juga:  KEPALA BNN RI LAKUKAN AUDIENSI DENGAN DIRJEN IMIGRASI

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel