Berita Utama

BNN Berikan Bantuan Komputer Untuk SMA dan SMK

Dibaca: 10 Oleh 14 Mei 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

SERANG – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar didampingi Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Sambudiono, Deputi Terapi & Rehabilitasi BNN, Dr. Kusman Suriakusumah, Sp.KJ dan Direktur Penguatan Media Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat BNN, Budi Prasetio menyerahkan bantuan alat multimedia berupa komputer kepada 133 sekolah yang terdiri dari 64 SMA dan 69 SMK di Kabupaten Serang, Sabtu (11/5). Masing-masing sekolah mendapatkan bantuan lima unit komputer yang berasal dari hasil kerjasama BNN dengan Yayasan Danamon Peduli. Di dalam komputer yang diberikan tersebut juga telah di-instal software sosialisasi bahaya narkoba. Dengan mengakses software ini, para siswa dapat mengetahui berbagai informasi seputar jenis-jenis dan efek negatif Narkoba sehingga diharapkan tumbuh kesadaran pada diri siswa untuk menjauhi narkoba.Kedatangannya disambut oleh Kepala BNN Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah yang juga selaku Wakil Bupati Serang. Turut bersama rombongan Kepala BNNP Banten, Heru Februanto dan Ketua Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANNAS) Banten, Aryo Maulana.Kepala BNN menyatakan rasa terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Yayasan Danamon Peduli yang telah memberikan bantuan untuk pencegahan narkoba pada kalangan siswa. Program pengadaan komputer adalah bagian dari partnership dengan pihak swasta dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kepala BNN juga mendorong BNNP Banten bersama pemerintah daerah untuk program rehabilitasi. “Paling tidak nantinya akan ada satu tempat rehabilitasi di setiap kabupaten. Makanya perlu adanya program yang masif antara BNNP, BNNK dan seluruh komponen masyarakat.Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala BNNP Banten Heru Februwanto menuturkan bahwa bantuan diberikan sebagai salah satu usaha membuat terobosan dengan melibatkan masyarakat dan pemerintahan setempat dalam mencegah dan menekan angka pengguna narkoba.Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sekaligus Kepala BNN Kabupaten Serang mengatakan bahwa wilayah0 Kabupaten Serang ini cukup rawan terhadap penyebaran narkoba karena letaknya yang menjadi penghubung lalu lintas Sumatera dan DKI Jakarta. Beliau mengapresiasi pemberian bantuan ini yang diharapkan akan mendorong remaja berpikir seribu kali untuk mencoba narkoba. Sebab dalam komputernya sudah terisi software bukan hanya penyuluhan tentang beragam macam jenis dan ciri narkoba saja melainkan juga efek samping pada tubuh penggunanya.Kegiatan berikutnya, Kepala BNN berkunjung ke kantor BNNP Banten, Dalam pertemuan ini beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh staf dilingkungan BNNP Banten. Kepala BNN juga memberikan 4 point Kunci Sukses guna meningkatkan kinerja dilingkungan BNNP Banten yaitu:1. Menunjukan keteladanan serta kejujuran dalam melaksakan tugas2. Membangun tim kerja yang baik3. Pentingnya meningkatkan kemampuan diri serta perilaku yang baik.4. Diharapkan tiap hari untuk bisa terus berprestasi.Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke Panti Rehabilitasi Hikmah Syahadah yang terletak di Kampung Kedondong, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa.Kepala BNN Anang Iskandar mengatakan, penyalahgunaan narkoba adalah masalah yangkrusial, sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk memberantasnya. BNN tidak akan bisa melakukan pemberantasan tanpa adanya bantuan dan partisipasi semua pihak, termasuk bantuan dari Hikmah Syahadah apalagi pengobatan di Hikmah Syahadah berjalan melalui pondok pesantren, yakni melalui pendekatan secara agama. “Kawan-kawan pecandu harus segera hijrah dari ketergantungan dan kontaminasi narkoba”, ujar Kepala BNN.Pimpinan Pondok Pesantren Hikmah Syahadah KH Romdin menyambut hangat atas kunjungan ini.Selanjutnya Kepala BNN secara simbolis menyerahkan bantuan berupa komputer sebanyak 5 unit komputer. Kepala BNN juga menyempatkan diri untuk melihat fasilitas yang ada di Pondok Pesantren, serta melihat hasil ketrampilan tangan dari para residen.(JEFF/YDW/YAN)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel