Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal seringkali lolos dari pantauan masyarakat karena kemungkinan faktor kepedulian dan pengawasan yang masih lemah. Mutlak diperlukan sebuah sistem keamanan lingkungan yang kuat dan terpadu agar bisa menangkal masalah narkoba di lingkungan tempat tinggal. Demikian disampaikan Ketua Umum Forum Ikatan RW DKI Jakarta, Sismanu saat menghadiri kegiatan Pemberdayaan Lingkungan Masyarakat dalam P4GN di Hotel Gran Mutiara, Bogor, Selasa (9/9). Ia menambahkan, agar masyarakat semakin peduli dan waspada, sosialisasi tentang bahaya narkoba juga perlu dimaksimalkan. Jangan sampai Jakarta yang kita inginkan sehat dan nyaman menjadi rusak karena penyalahgunaan narkoba, tandasnya.Untuk itu Sismanu mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama menanggulangi narkoba di lingkungannya masing-masing. Bila ini tidak disikapi secara serius, sambungnya, maka masyarakat sendiri yang nantinya menjadi korban zat berbahaya tersebut.Bentuk yang dapat dilakukan bermacam-macam, mulai dari penguatan sistim keamanan lingkungan, laporan identitas warga yang rapih, atau pembekalan mengenai narkoba secara rutin agar semakin diketahui, jelas Sismanu.Ia juga meminta agar masyarakat tidak segan menindak para pengedar atau bandar narkoba yang diketahui berada di lingkungannya. Namun bukan dengan pola sendiri, Sismanu menegaskan, semua tetap sesuai aturan yang ada yaitu berkoordinasi dengan aparat berwenang.Dihubungi terpisah, Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN Dik Dik Kusnadi mengemukakan, membasmi narkoba sama halnya seperti memadamkam api kebakaran. Perlu keterlibatan seluruh lapisan masyarakat mematikan api sebelum petugas datang dan api semakin menjalar.Artinya masyarakat dapat berperan aktif juga memerangi narkoba tanpa terlebih dulu jatuh korban, imbuhnya. (rilis/has)
Berita Utama
Optimalisasi Sistem Keamanan Lingkungan Tangkal Narkoba
Terkini
-
BNN DAN UNJ PERKUAT KOLABORASI: DARI KURIKULUM HINGGA PROGRAM ANANDA BERSINAR 01 Apr 2026 -
PERKUAT KOLABORASI, BNN HADIRI HALABIHALAL KEMENKO POLKAM 01 Apr 2026 -
ANCAMAN NARKOBA MAKIN SERIUS, BNN KERAHKAN 1.818 FASILITATOR 01 Apr 2026 -
BNN MAKNAI IDUL FITRI SEBAGAI MOMENTUM REFLEKSI DAN PENGUATAN SINERGI ORGANISASI 30 Mar 2026 -
LKIP dan Rencana Strategis Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN 30 Mar 2026 -
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026
Populer
- BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026

- BNN KUNJUNGI TVRI, PODCAST DIBALIK LAYAR BAHAS ISU TERKINI 10 Mar 2026

- BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026

- HARI TERAKHIR ASISTENSI LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN, BNN PERKUAT IMPLEMENTASI LAYANAN PASCA REHABILITASI 10 Mar 2026

- BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026

- UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA 08 Mar 2026

- TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN, BNN DORONG LEMBAGA REHABILITASI PENUHI SNI 10 Mar 2026
