Modus penyelundupan Narkoba dengan cara ditelan atau (swallowed) kembali terjadi. Kali ini seorang warga Nigeria berinisial CR (31) ditangkap petugas karena mencoba menyelundupkan Narkotika jenis sabu yang dikemas dalam 60 kapsul atau seberat 1.118,2 gram brutto, dari Dubai ke Jakarta.Penumpang asal Nigeria tersebut ditangkap petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, pada Minggu (21/10) pukul 22.30 WIB.Kepala KPPBC Soekarno Hatta, Oza Olavia mengatakan kepada media,bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas KPPBC Soetta pada seorang penumpang berinisial CR, yang tiba di terminal 2D. Saat dilakukan pemeriksaan pada CR, aparat mencurigai dalam tubuh CR terdapat barang terlarang. Akhirnya petugas membawa ke sebuah rumah sakit di Tangerang untuk dilakukan rontgen.Dari hasil tes rontgen tersebut, diketahui CR menelan kapsul yang dicurigai mengandung Narkotika. Kemudian, CR diperintahkan untuk buang air besar. Pengeluaran seluruh kapsul itu tidak bisa dilakukan sekaligus dan memakan waktu yang cukup lama, sehingga dibuthkan delapan kali proses pengeluaran kapsul tersebut.Pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB (22/10), dari tubuh CR, 13 kapsul berhasil dikeluarkan. Dua jam berselang, 12 butir kapsul lainnya dapat dikeluarkan. Pengeluaran ketiga yaitu sekitar pukul 05.00, diperoleh kapsul sebanyak 8 butir. Pengeluaran keempat sekita pukul 07.00, 9 butir kapsul dapat dikeluarkan. Pengeluaran kelima, diperoleh 2 butir, dan pengeluaran keenam sebanyak 5 butir. Pengeluaran ketujuh, diperoleh 2 butir, dan terakhir 6 butir kapsul berhasil dikeluarkan, sehingga total keseluruhan sebanyak 60 butir kapsul.Petugas kemudian melakukan tes Narkotika pada seluruh kapsul tersebut di Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Bea dan Cukai (BPIB), dan hasilnya benda yang terdapat dalam kapsul tersebut diketahui positif methamphetamine atau sabu.Selanjutnya, pihak KPPBC menyerahkan tersangka CR beserta barang bukti kepada BNN, untuk dilakukan pengembangan kasus lebih lanjut. (BK)
Berita Utama
Modus Telan Narkoba Kembali Terjadi
Terkini
-
BNN DAN SRIKANDI PDDI SAMBUT HARI KESAKTIAN PANCASILA DENGAN DONOR DARAH 24 Sep 2026 -
BERIKAN KULIAH UMUM DI UNHAN, KEPALA BNN RI LINDUNGI GENERASI MUDA DEMI KEDAULATAN NEGARA 24 Sep 2026 -
BNN BERSAMA STAKEHOLDER PERKUAT PENANGANAN KAWASAN RAWAN NARKOBA DI KABUPATEN BOGOR 24 Sep 2026 -
BNN RI MUSNAHKAN BARANG BUKTI 12 KASUS NARKOTIKA, 25 TERSANGKA DIAMANKAN 23 Sep 2026 -
BNN JALANI PEMERIKSAAN KINERJA BPK, KAWAL OPTIMALISASI LAYANAN REHABILITASI 23 Sep 2026 -
BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 22 Sep 2026 -
BNN GELAR PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS LRKM UNTUK PERKUAT STANDAR LAYANAN REHABILITASI 22 Sep 2026
Populer
- KEPALA BNN RI: MAHASISWA HARUS JADI AGEN PERUBAHAN LAWAN NARKOTIKA 26 Agu 2026

- IKR 2026 DORONG TRANSFORMASI LAYANAN REHABILITASI BERBASIS KETERPULIHAN 27 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI PELUNCURAN NATIONAL RISK ASSESSMENT (NRA) 2026 27 Agu 2026

- BNN HADIRI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H TINGKAT NASIONAL 27 Agu 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026
