Jayeng Rana, seorang mantan Wakil Ketua DPRD Banten periode 2009-2012 yang ditangkap oleh petugas karena sedang pesta sabu beberapa waktu lalu, menyatakan siap untuk direhabilitasi. “Saya siap untuk direhabilitasi, karena ini merupakan panggilan suara hati saya”, ujar Jayeng.Jayeng menyatakan penyesalannya karena dia merasa jauh dari keluarga dan ekonomi menjadi hancur. Jayeng juga berencana, setelah selesai dari program rehabilitasi, ia akan mendirikan LSM Gerakan Anak Banten Anti Narkoba (Gaban). Selain itu pula, Jayeng menghimbau kepada masyarakat Banten, jangan pernah mengkonsumsi narkoba. “Bagi warga di Banten, jangan pernah mengkonsumsi narkoba, karena tidak ada untungnya, malahan rugi terus” ungkap Jayeng.Saat ini Jayeng akan menjalankan program rehabilitasi bersama 52 pecandu lain, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi Pandeglang, Banten, sambil menunggu proses hukum berjalan.Kapolda Banten, Boy Rafli Amar mengatakan, Jayeng akan direhabilitasi di SPN selama 3 bulan. Boy juga mengungkapkan bahwa proses hukum terhadap dia tetap dilaksanakan. “Ketika seseorang tertangkap tangan, proses hukumnya tetap berjalan dan untuk vonis hukumannya kami serahkan kepada majelis hakim” ujar Boy setelah membuka acara Pembukaan Program Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi, Pandeglang Banten, Rabu (13/5).Pada kesempatan yang sama Boy mengatakan, program rehabilitasi yang dilakukan di SPN ini merupakan program bersama antara Polda Banten dengan BNN Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten. “Ditargetkan pecandu atau pengguna narkoba yang direhabilitasi di SPN sebanyak 100 orang” ungkap Boy. “Sedangkan program rehabilitasi yang harus dijalani selama 3 bulan” ujar boySementara itu di tempat yang sama, Kepala BNN Provinsi Banten, Heru Februanto mengatakan, program rehabilitasi di SPN Mandalawangi, Banten ini merupakan, salah satu upaya menjalankan program rehabilitasi 100.000 pecandu, yang diperintahkan oleh presiden. “Kita bekerjasama dengan SPN untuk merehabilitasi para pecandu di wilayah Banten” ujar Heru.”Di Wilayah Banten kita ditargetkan sebanyak 1710 pecandu harus direhabilitasi dari 100.000 pecandu pada tahun ini” lanjut Heru. Heru juga mengatakan bahwa di SPN ini ditargetkan dapat merehabilitasi sebanyak 100 pecandu. Direncanakan selain SPN ada juga tempat lain yang akan digunakan, seperti di Rindam, tempat rehabilitasi Dinas Sosial dan Rumah Sakit. “Saat ini masih dalam tahap koordinasi” ujar Heru.
Berita Utama
Mantan Wakil Ketua DPRD Banten Siap Direhabilitasi
Terkini
-
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026 -
BNN BEKALI MASYARAKAT LOMBOK TIMUR KETERAMPILAN USAHA MELALUI BIMTEK LIFE SKILL 31 Okt 2026 -
BNN BANGUN BENTENG PENCEGAHAN NARKOBA MULAI DARI KETAHANAN KELUARGA 31 Okt 2026 -
BNN DAN DISDIK KOTA CIREBON PERKUAT IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA 31 Okt 2026 -
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN 30 Okt 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
