Oscar De La Hoya, salah seorang petinju legendaris rupanya masih mengalami masalah dengan ketergantungan alkohol dan narkoba. Ia menyadari betul pentingnya menjalani pengobatan dan juga rehabilitasi untuk memulihkan dan mengembalikan kesehatannya. Petinju berjuluk Golden Boy pun akhirnya memilih untuk menjalani rehabilitasi secara sukarela.Kepada media di Amerika, ia mengatakan lebih memilih untuk menjalani rehabilitasi ketimbang datang di pertandingan duel akbar antara Mayweather dengan Canelo Alvarez, akan digelar pada Sabtu mendatang.Menurut pengakuan sang petinju peraih Olimpiade 1992 ini, rehabilitasi dari kecanduan alkohol dan narkoba menjadi lebih penting dari sekedar pertandingan tinju yang dipromotori oleh perusahaan yang ia miliki, Golden Boy Prommotion. De La Hoya memang sempat mengalami masa suram pasca pensiun dari dunia tinju professional. Meski bergelimang sukses menjadi promotor tinju, ia mengaku mengalami kecanduan alkohol dan kokain.Pada Agustus 2011 lalu, ia membuat pengakuan kepada publik tentang depresi yang ia alami sehingga sempat membuatnya ingin bunuh diri, serta pengakuannya tentang kecanduan alkohol dan juga narkotika jenis kokain.Sikap tegas De la Hoya untuk menjalani rehabilitasi sebagai bentuk pemulihan diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ternyata mendapat apresiasi dan respon positif dari berbagai kalangan masyarakat Amerika. (bk/dari berbagi sumber)
Berita Utama
Mantan Petinju Legendaris Pentingkan Rehabilitasi
Terkini
-
BNN MENANGKAN GUGATAN PERDATA ATAS PENYITAAN KAPAL LCT LEGEND AQUARIUS DI TANJUNG BALAI KARIMUN 24 Feb 2026 -
BNN BEKALI PETUGAS PENDAMPING IBM UNTUK LAYANAN REHABILITASI MASYARAKAT YANG BERMUTU 24 Feb 2026 -
RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026 -
FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026 -
BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026 -
FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
Populer
- DEDIKASIKAN DIRI DALAM PENGABDIAN DAN PENEGAKAN HUKUM, KEPALA BNN RI RESMI MENYANDANG GELAR DOKTOR KEHORMATAN 31 Jan 2026

- KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026

- BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026

- PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026

- KUATKAN KOLABORASI, BNN TERIMA AUDIENSI DPRD KALIMANTAN TIMUR 31 Jan 2026

- BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026

- GENCARKAN PROGRAM ANANDA BERSINAR, BNN FASILITASI KUNJUNGAN EDUKATIF HIGHFIELD SECONDARY SCHOOL 30 Jan 2026
