KSG IV, Jakarta. BNN, Jakarta, Pada tanggal 30 Januari 2004 bertempat di Hotel Ambhara Jakarta telah dilaksanakan Lokakarya Standardisasi Formulir Pencatatan dan Pelaporan ATS yang diikuti oleh para pakar instansi Departemen Kesehatan dan instansi terkait, serta perwakilan dari BNP dan BNK. Acara dibuka oleh Kalakhar BNN, Komjen Pol.Drs.Togar M.Sianipar Msi.BNN, Jakarta, Pada tanggal 30 Januari 2004 bertempat di Hotel Ambhara Jakarta telah dilaksanakan Lokakarya Standardisasi Formulir Pencatatan dan Pelaporan ATS sebagai tindak lanut Hasil Penelitian Puslitbang FOT Depkes dan berkaitan dengan Projek ATS Data and Information System dari UNODC, yang diikuti oleh para pakar instansi Departemen Kesehatan dan instansi terkait, serta perwakilan dari BNP dan BNK. Acara dibuka oleh Kalakhar BNN, Komjen Pol.Drs.Togar M.Sianipar Msi. Hadir pula John J.Doyle, Jeremy Douglas dan Tun Nay Soe dari UNODC Bangkok sebagai pembicara.Pembicara lainnya adalah Prof.Paulina G.Padmohoedojo Staf Ahli Bidang Pencegahan BNN, selaku Koordinator Nasional, DR.Brotowasisto MPH Ketua Komite P2Napsa Depkes, Dra. Nani Sukasediati, MS, Kapuslitbang FOT Depkes, Bambang Hartono SKM.Msc.MM. Kapusdatin Depkes, AKBP.Muchlis E.Phd dan AKBP Drs.Dedy Permana Apt. Kegiatan akhir adalah diskusi membahas Pencatatan dan Pelaporan serta sistem informasi ATS.Togar menyatakan bahwa: Sumber data masalah narkoba dapat dikelompokkan kedalam bidang-bidang: pencegahan, penegakan hukum, pelayanan kesehatan atau tritmen serta sosial – psikologis. oleh karena itu, sangat diperlukan adanya variabel-variabel yang disepakati bersama dalam pengumpulan data sesuai pembidangannya.Kita berharap loka karya ini akan menjadi titik tolak dalam membangun kesepakatan segenap pihak terkait untuk melakukan pencatatan dan pelaporan masalah narkoba khususnya penyalahgunaan ats secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Sudah saatnya kita mewujudkan langkah baru dilandasi kesadaran bersama bahwa melakukan pencatatan dan pelaporan adalah merupakan salah satu tugas yang sangat penting dalam menghadi ganasnya serangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Mengapa hal itu menjadi penting, karena hasil pengolahan data terstruktur yang menghasilkan informasi akurat, pada hakekatnya merupakan ?senjata utama? untuk menghadapi masalah narkoba baik dalam ruang lingkup lokal, nasional, regional bahkan global.Selanjutnya Togar menekankan dalam sambutannya bahwa: Saya percaya bahwa betapa pun kecilnya hasil yang dapat dicapai, namun mendukung pelaksanaan tugas dalam mewujudkan ?masyarakat yang bebas dari penyalahgunaan narkoba? adalah merupakan karya dan pengabdian yang patut dihargai.Penyalahgunaan Narkoba bukanlah hal yang baru, namun akhir-akhir ini terdapat kesan bahwa penyalahgunaan Narkoba merupakan ? Trend Hidup? masyarakat modern.Kebutuhan hidup masyarakat modern yang demikian kompleks membutuhkan aktivitas dan mobilitas kerja yang cukup tinggi. Sehingga manakala masyarakat tidak mampu lagi mengimbangi aktivitas dan kebutuhan tersebut yang timbul adalah perasaan stress.Penyalahgunaan ATS sebagai Stimulan yang dapat merangsang system syaraf pusat untuk memperoleh energi dan semangat tinggi merupakan salah satu alternatif pelarian mereka dalam memenuhi tuntutan gaya hidup.Dengan adanya peningkatan penyalahgunaan ATS yang sangat cepat dalam masyarakat diperlukan adanya jaringan informasi dan komunikasi sebagai sarana untuk mengantisipasi dan memonitor gerak laju penyalahgunaan ATS guna menentukan kebijakan selanjutnya.Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka diselenggarakan lokakarya (workshop) Standardisasi Formulir Pencatatan dan Pelaporan ATS sebagai pedoman pelaksana teknis di lapangan. Adapun tujuan diselenggarakan lokakarya adalah :1.Sosialisasi standar formulir pencatatan dan pelaporan penyalahgunaan ATS kepada Peserta.2.Dapat disahkannya standar formulir pencatatan dan pelaporan penyalahgunaan ATS.
Berita Utama
Lokakarya Standardisasi Formulir Pencatatan dan Pelaporan ATS
Terkini
-
RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026 -
FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026 -
BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026 -
FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026 -
BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
Populer
- DEDIKASIKAN DIRI DALAM PENGABDIAN DAN PENEGAKAN HUKUM, KEPALA BNN RI RESMI MENYANDANG GELAR DOKTOR KEHORMATAN 31 Jan 2026

- KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026

- BNN-KEMENDES PDT DEKLARASI INDONESIA BERSINAR DI LAHAT, NEGARA HADIR HINGGA DESA PERANGI NARKOBA 23 Jan 2026

- BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026

- PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026

- KUATKAN KOLABORASI, BNN TERIMA AUDIENSI DPRD KALIMANTAN TIMUR 31 Jan 2026

- BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026
