
Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima audiensi jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (30/1).
Dalam pertemuan ini, hadir Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto; Deputi Hukum dan Kerja Sama, Agus Irianto; Deputi Rehabilitasi, dr. Bina Ampera Bukit; Deputi Pencegahan, M. Zainul Muttaqien; Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Yuki Ruchimat; serta Karo Humas dan Protokol, Putu Putera Sadana. Sementara itu dari pihak DPRD Kalimantan Timur, hadir Ketua DPRD, Hasanuddin Mas’ud; Komisi Anggaran, Hj. Khaeriyah; dan para staf ahli lainnya.
Audiensi ini menjadi momentum strategis guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan DPRD dalam mendukung pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dukungan tersebut dinilai penting mengingat Kalimantan Timur memiliki posisi strategis sebagai penopang Ibu Kota Negara (IKN), yang diiringi dengan pesatnya perkembangan wilayah serta meningkatnya mobilitas masyarakat, sehingga memunculkan tantangan tersendiri dalam upaya P4GN.
Audiensi juga membahas berbagai langkah konkret yang dapat dilakukan bersama, mulai dari rehabilitasi, penguatan kebijakan daerah, peningkatan peran pemerintah daerah dalam upaya pencegahan, hingga sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Selain itu, dibahas pula pentingnya kolaborasi dalam edukasi masyarakat dan penguatan ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan narkoba.
Melalui pertemuan ini BNN menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kerja sama yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, guna mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN













