Artikel

KESENANGAN SINGKAT, PENDERITAAN SELAMANYA

Dibaca: 141 Oleh 10 Apr 2013Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Awal jeratan seorang pencoba zat adiktif menjadi pecandu karena sensasi menyenangkan yang dialami pemakai saat mengonsumsi. Zat adiktif merubah cara kerja otak dengan mengubah cara berkomunikasi antar sel-sel syaraf. Sel syaraf yang disebut neuron mengirim pesan kepada sel syaraf lain dengan mengubah cara berkomunikasi antar sel-sel syaraf. Sel syaraf yang disebut neuron mengirim pesan kepada sel syaraf lain dengan melepas unsur-unsur kimia khusus yang disebut neurotransmitter. Neurotransmitter melakukan tugasnya dengan cara menempel pada bagian neuron yang disebut receptor. Bila ada salah satu Neurotransmitter ditebengi zat adiktif maka akan terjadi proses kimiawi pada salah satu jenis Neurotransmitter yang ada antara lain dopamine. Dopamine dilepaskan oleh neuron di dalam sistem limbic, yakni bagian otak yang mengontrol perasaan senang.Normalnya, ketika dopamine melekat pada receptor dan mengubah sel, akan dipompa kembali ke neuron yang melepaskannya, akan tetapi kokain menyumbat pompa sehingga dopamine terkumpul dan bertumpuk di celah antar neuron.Hasilnya, dopamine tetap mempengaruhi sel syaraf, meski seharusnya tugas itu harus dihentikan. Hal ini menyebabkan pemakai kokain merasakan sensasi menyenangkan yang ekstra atau berlebihan dalam waktu sesaat.Merasakan kesenangan dalam waktu singkat namun dengan resiko kerusakan otak dalam jangka panjang,sepertinya itu bukan satu pilihan untuk menikmatihidup. Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk menyenangkan hati namun tidak merusak hidup, seperti berwisata, mendengarkan musik, nonton film, berkumpul bersama keluarga, teman, orang terkqasih, atau berolahraga. (EN/ Majalah SADAR)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel