Bandung – Narkoba merupakan kejahatan yang amat kompleks. Permasalahan Narkoba tidak hanya sebatas penyalahgunaan. Ada banyak unsur kejahatan yang berpusar pada tindak pidana Narkotika. Mulai dari penyelundupan, human trafficking, proxy war, hingga tidak pidana pencucian uang. Tidak hanya itu, kejahatan narkoba merupakan kejahatan lintas sekoral dan melibatkan hampir seluruh negara-negara di dunia. Dampak yang dihasilkan pun tidak kecil, negara mengalami kerugian hingga Rp. 63,1 triliun (hasil survei BNN dan Puslitkes UI 2014). Jumlah penyalahguna yang mencapai angka 4,1 juta jiwa juga menjadi tanggungan negara untuk direhabilitasi dengan biaya yang tidak sedikit. Tak jarang hubungan baik antar negara tetangga pun menjadi terganggu karena semakin meluasnya jaringan narkoba Internasional. Banyak hal perlu digali dalam menangani permasalahan narkoba di Indonesia dan pemahaman ini harus disampaikan secara kontinyu ke berbagai pihak. Permasalahan Narkoba itu rumit. Kenapa samapai sekarang permasalahan narkoba tidak kunjung selesai, karna banyak orang yang tidak paham, ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso, saat memberikan materi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Gedung R. Hoegeng Iman Santoso Sespim Polri, Lembang, Jawa Barat, Rabu (6/9). Didepan Peserta Sespimti Polri Dikreg ke 26, Kepala BNN menyampaikan gambaran secara global tentang permasalahan narkoba yang terjadi di Indonesia. Harapan kedepan, informasi yang disampaikan ini akan menjadi bekal bagi para peserta Sespimti Polri saat berhadapan pada permasalahan Narkoba di tugasnya mendatang. (Vdy)#stopnarkoba
Berita Utama
Kepala BNN sampaikan Materi P4GN dalam Diklat Sespimti Polri
Terkini
-
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026
