Skip to main content
Berita SatkerBidang Pemberdayaan MasyarakatFoto

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

Oleh 15 Sep 2021September 22nd, 2021Tidak ada komentar
Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

BNN.GO.ID> Batam 15 September 2021 < Pelatihan hari kedua dengan jumlah peserta 50 orang hadir, 2 (dua) Instruktur dan dibantu 3 (tiga) orang asisten dari Ikatan Ahli Boga Indonesia (Ikaboga DPC Batam) Sebelum masuk ke acara praktek Instruktur terlebih dahulu memberikan materi teori untuk para peserta agar dalam prakteknya mengikuti petunjuk modul panduan dan arahan yang diberikan oleh Instruktur untuk dipedomani serta dipahami oleh para peserta tentang tata cara pembuatannya. pada Pelatihan tata boga di hari kedua Instruktur memberikan materi tentang:
1. Membuat Abon Ikan Tongkol
2. Membuat Kerupuk Kemplang Ikan tenggiri
3. Membuat Teakwan

Para peserta dalam praktek pelatihan pembuatan kerupuk ikan, Abon dan teakwan ini di berikan contoh terlebih dulu oleh Instruktur dan di dampingi oleh assten. para peserta pelatihan pada dasarnya memahami tentang tehnik pembuatannya yang akan dipraktekkan dan sangat antusias dalam mengikuti tiap sesi pelatihan yang diberikan oleh Instruktur.

Pada kesempatan ini Kasi Monev Masyarakat Perkotaan BNN dan Instruktur dari Ikaboga DPC Batam diwawancarai oleh Humas BNN untuk menyampaikan harapan terkait lifeskill yang diberikan bagi Masyarakat Tanjung Uma. Kasi Monev Masyarakat Kota Titik Trimulyani, S.E., menyampaikan Batam merupakan salah satu kota dengan letak yang sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran Internasional kota ini memiliki jarak yang sangat dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang mana banyak jalur tikus dimanfaatkan oleh para bandar narkoba, masyarakat Tanjung Uma sebagian besar nelayan dan hanya bisa menjual ikan dengan harga murah dengan diberikannya pelatihan tata boga ini nantinya bisa membuat olahan ikan seperti kerupuk, abon, Teakwan dan yang lainnya. Instruktur dari Ikaboga DOC Batam menyampaikan siap membantu para peserta dalam pemasarannya juga pendirian koperasi untuk masyarakat Tanjung Uma yang telah diberikan pelatihan dari BNN dan siap mendampingi bila ada peserta yang memintanya.

Baca juga:  Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Kawasan rawan dan rentan Narkoba di Provinsi Sumut

Semoga dengan adanya pelatihan tata boga ini masyarakat Tanjung Uma Kota Batam dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga nanti para peserta bisa mengembangkan dan menyebarluaskan ilmunya kepada saudara, tetangga, temen dekat dan lingkungannya setelah 3 hari diberikan pelatihan tata boga ini Tanjung Uma menjadi kawasan yang produktif, kreatif dan bermanfaat dalam menggerakkan roda perekonomiannnya.

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

Kegiatan Pemberdayaan Alternatif melalui Pengembangan Wirausaha bagi Masyarakat Perkotaan Rawan Narkoba di Provinsi Kepulauan Riau

#War on Drugs
#Indonesia Bersinar
#sadar_sehat_produktif_&_bahagia
#salam sehat tanpa narkoba

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel