Selama menyerukan semangat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ada kalanya BNNK Kuningan mengalami tantangan yang tidak mudah. Walaupun masyarakat secara umum bisa diajak kerjasama terhadap program P4GN, akan tetapi masih ada beberapa komponen masyarakat tertentu masih memandang bahwa berurusan dengan BNN adalah sebuah Aib. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pencegahan Agus Mulya S.Pd, MSi ketika penyuluhan di kecamatan Garawangi bahwa penanganan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kuningan masih terkendala dengan persepsi masyarakat. Agus mengatakan kebanyakan masyarakat masih berpikir bahwa ketika anggota keluarga atau warganya terlibat kasus narkoba, mereka cenderung diam dan menutupi. Baik itu menutupi dari sepengetahuan media, polisi, maupun BNN. Satu sisi memang bernilai positif karena budaya malu masyarakat iIndonesia yang masih dijaga. Namun disisi lain jika hal ini terus dibiarkan tanpa pelaporan, maka akan menjadi bom waktu bagi bangsa ini.Padahal dengan melaporkan diri baik itu untuk pecandu maupun saksi mata yang mendapati transaksi narkoba ke BNN, secara otomatis identitas mereka terlindungi dari khalayak umum atau dirahasiakan. Tidak terbatas pada kasus pecandu dan pengedar, bahkan juga masih ada sebagian kalangan berpendapat bahwa ketika ada suatu desa yang mendapat penyuluhan dari BNN dianggap desa itu bermasalah dengan narkoba. Tentu saja persepsi tersebut salah besar Jelas Agus meluruskan persepsi masyarakat yang salah.Dalam kesempatan berbeda di Kecamatan Subang, penyuluh Juju Junaedi senada juga dengan Agus Mulya. Juju menyatakan dalam Undang Undang NO.35 tahun 2010 Tentang Narkotika yang berlaku di Indonesia bahwa kasus yang terkait dengan narkoba dalam persidangan tidak menghadirkan saksi mata. Hal ini tentu bukan tanpa alasan karena selain penyalahgunaan narkoba sebagai salah satu extraordinary crime, juga dimaksudkan untuk melindungi saksi dari kejahatan mafia narkoba. Bagi Polri dan BNN dengan melindungi kerahasiaan saksi bermanfaat pula untuk pengembangan mengungkap kasus yang lebih besar lagi.Oleh sebab itu, Juju Junaedi berpesan pada masyarakat untuk memiliki keberanian yang cukup ketika melihat kasus seperti ini yang terjadi dilingkungannya untuk tidak segan-segan melapor dan berkonsultasi dengan BNN. Juju juga menghimbau untuk masyarakat kecamatan Subang agar mengadakan penyuluhan dari BNN untuk desanya masing-masing. Tentunya bukan karena desa yang diberi penyuluhan telah bermasalah dengan narkoba, namun BNNK Kuningan berniat mengajak masyarakat melakukan tindakan pencegahan atau preventif yang manfaatnya optimal dengan biaya yang lebih minimal.Safari penyuluhan BNNK Kuningan kebeberapa Kecamatan minggu ini disambung dengan acara penghargaan dan bantuan berupa mesin giling untuk Padepokan Cipta Wening asuhan Mukdiana yang akrab dipanggil Kang Iyan. Mesin Giling bantuan dari BNN ini diberikan kepada Cipta Wening dimaksudkan agar para residen (mantan pecandu) yang diasuh Cipta Wening dapat berproduktivitas setelah terlepas dari jeratan Narkoba. Cipta Wening ini dianggap sebagai LSM yang turut berjasa sebagai mitra BNN dalam menyukseskan program P4GN. Khususnya terkait dalam hal penanganan Rehabilitasi korban pecandu narkoba yang ingin pulih kembali. (NK)
Berita Utama
Kasus Pecandu Narkoba Bukan “Aib”
Terkini
-
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KEPALA BNN RI BERSILATURAHMI DENGAN KEPALA BNN RI PERIODE 2020-2024 18 Jun 2026
Populer
- BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026

- BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- CEGAH BENCANA DEMOGRAFI, KEPALA BNN RI AJAK MAHASISWA MERCU BUANA JADI AGENT OF CHANGE AGAINST DRUGS 26 Mei 2026

- PEMBEKALAN SESPIMTI: KEPALA BNN RI PAPARKAN LANGKAH SRATEGIS HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 27 Mei 2026

- BNN SALURKAN 900 PAKET DAGING KURBAN UNTUK MASYARAKAT SEKITAR 28 Mei 2026
