Berita Utama

Hati-Hati! Sindikat Narkoba Nigeria Pandai Luluhkan Hati

Dibaca: 22 Oleh 12 Des 2014Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Banyak perempuan Indonesia yang akhirnya terjebak dalam lingkaran sindikat narkotika karena diawali hubungan yang spesial dengan pria Nigeria. Dalam urusan pendekatan hati, para sindikat Nigeria ini dikenal jago melontarkan kata-kata gombal sehingga banyak wanita Indonesia terjebak tipu dayanya.Mereka pandai menyentuh dan meluluhkan hati perempuan, serta menunjukkan itikad baik dengan berkenalan dengan keluarga besar perempuan, sekaligus memberikan bantuan pada keluarga, akan tetapi pada akhirnya memperalatnya untuk jadi bagian dari jaringan narkoba, demikian disampaikan Dr Benny Mamoto, kelompok ahli BNN saat menjadi pembicara dalam diskusi yang membahas tentang peran perempuan dalam sindikat peredaran narkoba dan bagaimana mencegahnya, di Gedung Pasca Sarjana UI Salemba, Kamis (11/12).Menurut Benny, banyak cara sindikat menjerat calon targetnya. Dari hasil kajiannya, 36% perempuan Indonesia kenal dengan pria Nigeria ini dari internet. Seringkali hubungan ini berawal dari chatting via facebook, pria Nigeria menggunakan foto orang lain agar terlihat menarik, imbuh Benny.Perlahan mereka membuai dengan tawaran bantuan uang dan lain-lain sebagainya sehingga banyak perempuan negeri ini gelap mata dan tidak berdaya menjadi bagian dari sindikat Nigeria.Selain dari chatting internet, mereka juga biasa melakukan pendekatan di tempat-tempat umum dengan sasaran dari kalangan manapun. Pada tahun 2012, seorang kurir narkoba bernama Febiola kedapatan membawa heroin di Tiongkok. Febiola ternyata berasal dari kalangan keluarga berada. Keterlibatannya ini diawali dengan pertemanan dengan seorang pria Nigeria yang mengaku sebagai mahasiswa. Mereka bertemu di sebuah tempat makan dan berlanjut dalam hubungan yang lebih serius.Menyikapi hal ini, tentu dibutuhkan upaya pencegahan yang sangat serius di kalangan perempuan agar tidak mudah terjebak dalam lingkaran sindikat narkotika yang dikenal banyak akalnya.Seperti dikemukakan oleh Ninik Rahayu, Komisioner Komnas Perempuan, pemerintah harus lebih maksimal dalam upaya penguatan sumber daya untuk perempuan dan mempermudah akses pekerjaan bagi kaum perempuan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel