Skip to main content
Berita UtamaBerita SatkerBidang Rehabilitasi

HARI TERAKHIR ASISTENSI LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN, BNN PERKUAT IMPLEMENTASI LAYANAN PASCA REHABILITASI

HARI TERAKHIR ASISTENSI LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN, BNN PERKUAT IMPLEMENTASI LAYANAN PASCA REHABILITASI
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar hari terakhir kegiatan Asistensi Layanan Rehabilitasi Berkelanjutan secara hybrid di Ruang Rapat Balai Rehabilitasi BNN, Lido, Jawa Barat, Senin (9/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi layanan rehabilitasi berkelanjutan, khususnya pada aspek pascarehabilitasi sebagai tahap penting dalam memastikan keberlanjutan pemulihan klien.

Deputi Rehabilitasi BNN RI, Bina Ampera Bukit, dalam arahannya menegaskan bahwa layanan pascarehabilitasi saat ini telah menjadi bagian dari sistem layanan rehabilitasi yang terintegrasi. Melalui pendekatan tersebut, proses pemulihan tidak berhenti setelah klien menyelesaikan program rehabilitasi, melainkan dilanjutkan dengan pemantauan dan pendampingan secara berkelanjutan.

“Layanan pascarehabilitasi kini menjadi bagian dari layanan rehabilitasi yang terintegrasi. Setelah klien menyelesaikan program rehabilitasi, mereka tetap dipantau dalam periode tertentu untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deputi Rehabilitasi menyoroti pentingnya ketersediaan data terkait tingkat keterpulihan klien. Menurutnya, berbagai kalangan saat ini mulai menuntut adanya data yang jelas mengenai jumlah klien yang benar-benar pulih setelah menjalani rehabilitasi. Di sejumlah negara lain, tingkat keterpulihan klien telah berada pada kisaran 50 hingga 60 persen.

Baca juga:  Sosialisasi dan Diskusi Deskriminalisasi, Depenalisasi dan Diversi bagi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika

“Kita juga dituntut untuk dapat menyajikan data berapa jumlah klien yang pulih setelah menjalani rehabilitasi. Di beberapa negara, angka keterpulihan sudah berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Oleh karena itu, salah satu tugas utama Kita pada tahun ini adalah memenuhi data tersebut melalui sistem pemantauan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa mekanisme pemantauan terhadap klien pascarehabilitasi akan diperkuat melalui sistem yang terintegrasi dan akan dijelaskan lebih lanjut oleh Direktorat Pascarehabilitasi dalam rangkaian kegiatan asistensi ini.

Kegiatan asistensi yang berlangsung sejak awal Maret ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas teknis para petugas rehabilitasi dalam mengimplementasikan layanan rehabilitasi berkelanjutan. Dengan demikian, proses pemulihan klien tidak hanya berfokus pada tahap rehabilitasi, tetapi juga memastikan keberlanjutan pemulihan melalui layanan pascarehabilitasi yang terukur dan berbasis data.

#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel