Berita Utama

Gubernur Kaltim Minta Kapal Pembawa Batu Bara Diawasi

Dibaca: 3 Oleh 12 Agu 2014Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Narkoba bisa masuk dari banyak pintu perbatasan negeri ini, tak terkecuali termasuk pintu laut. Narkoba tak jarang dibawa oleh kapal-kapal, baik itu kapal barang maupun penumpang. Di area laut Kalimantan Timur, intensitas kapal yang masuk atau keluar cukup tinggi, terutama kapal batu bara. Kapal batu bara yang selalu wara wiri dari luar negeri harus diperiksa, karena selalu bersandar tidak di pelabuhan tapi di tengah lautan, dan ini harus jadi kewaspadaan semua pihak. Bisa saja, yang dibawa itu bukan batu bara, tapi narkoba.Demikian ungkap Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, saat menghadiri peresmian Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Samarinda, Senin (11/8). Dalam konteks kejahatan narkoba, Faroek memang mengerti betul bahwa sindikat selalu mencari banyak cara untuk menyelundupkan narkoba.Ia juga sangat miris ketika di lapas banyak kasus pengguna narkoba. oLeh karena itulah, ia sangat mendukung gerakan rehabilitasi yang terus digalakan oleh BNN.Menanggapi keseriusan Kaltim dalam mewujudkan Kaltim Zero Narkoba, Kepala BNN, DR Anang Iskandar memberikan apresiasi yang tinggi. Gubernur Kaltim ini memahami betul masalah narkoba dengan sangat baik, puji Kepala BNN saat memberikan sambutan dalam peresmian Balai Rehabilitasi Tanah Merah.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel