Berita Utama

Generasi Muda Kaltara Anti Narkoba

By 25 Jan 2019Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba menjadi ancaman yang sangat besar bagi kelangsungan bonus demografi bangsa. Mahasiswa merupakan calon penerus bangsa di masa yang akan datang sehingga harus bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Hal ini disampaikan Kepala BNN, Drs. Heru Winarko, S.H saat memberikan kuliah umum di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Jumat (25/1). Dalam kesempatan ini, Kepala BNN mengingatkan bahwa narkoba sangat berbahaya baik dalam aspek psikis maupun fisik. Tak sedikit orang yang akhirnya meninggal dunia akibat narkoba. Setidaknya lebih dari 30 anak bangsa meninggal gara-gara narkoba.

Menurut Heru, perkembangan narkoba sangat pesat. Sudah banyak jenis yang muncul termasuk serbuan New Psychoactive Substances (NPS) atau narkoba jenis baru yang jumlahnya terus bertambah. Oleh karena itulah, mahasiswa harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang narkoba dari mulai jenis hingga dampaknya, agar memiliki ketahanan dan bisa melakukan upaya pencegahan.

Pesatnya dunia media sosial di kalangan anak muda juga harus menjadi atensi, karena sindikat narkoba juga bisa masuk ke ranah media sosial yang begitu beragam dan banyak digunakan. Maka dari itulah, anak muda diingatkan agar bijak menggunakan media sosial dan lebih waspada.

Baca juga:  Pesta Narkoba Libatkan Oknum TNI

Di hadapan 450 mahasiswa UBT dari berbagai jurusan, Heru Winarko juga mengatakan jika ada rekan mahasiswa yang terpapar penyalahgunaan narkoba, sebaiknya dibawa ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), agar tidak dipidana tapi justru dipulihkan dengan rehabilitasi.

Sementara itu, Rektor UBT, Prof. Dr. Drs. Adri Patton M.Si mengatakan pihaknya sangat berkomitmen untuk menangkal ancaman narkoba di lingkungan kampus. Sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba, UBT selalu melakukan tes narkoba pada calon mahasiswa baru.

“Untuk menciptakan lingkungan kampus bersih narkoba, kami koordinasi dengan BNNP Kaltara ataupun BNN Kota Tarakan,” imbuh Rektor.

Rektor memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Kepala BNN, karena kegiatan sangat bernilai penting untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang pentingnya melaksanakan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

HUMAS BNN

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel