Berita Utama

Dekadensi Moralitas Tenaga Pendidik : Kepala Sekolah SMAN 8 Tangerang Pakai Narkoba Untuk Konsentrasi Mengajar

Oleh 28 Mei 2013 Agustus 2nd, 2019 Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Mengejutkan, itulah sebuah kata yang terluncur ketika membaca berita di media massa tentang seorang kepala sekolah yang mengonsumsi narkoba dengan alasan agar berkonsetrasi mengajar. Alasan tersebut terlontar dari Dudung Idrus (51), Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Tangerang yang ditangkap oleh aparat Polres Tangerang karena kasus kepemilikan dan konsumsi narkoba oleh. Saat diamankan petugas, dalam mobilnya ditemukan narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram beserta alat hisapnya (bong).Kepada petugas, Dudung mengaku telah mengonsumsi narkoba sejak 4 tahun terakhir. Sejauh ini perilaku Dudung memang sempat mencurigakan, karena jarang masuk kerja. Namun karena dirinya seorang atasan, maka guru-guru pun enggan menegurnya.Di sisi lain, orang mungkin akan sungkan untuk menaruh curiga atas tindak tanduk Dudung, karena di mata banyak orang, Dudung dikenal sebagai orang yang mudah bergaul, ramah, tidak pernah marah, dan menyenangkan.Sehingga penangkapan atas kepala sekolah ini mengejutkan banyak pihak, baik itu keluarga besar, guru dan juga murid-muridnya. Mereka seakan tak percaya atas apa yang terjadi dengan sang pimpinan sekolah.Namun sikap baik di permukaan seperti itu tidak dapat menutupi kebobrokannya. Rupanya Dudung merupakan incaran aparat sejauh ini. Pengungkapan kepsek nyabu ini juga merupakan pengembangan dari keterangan empat tersangka lainnya yang mengaku pernah nyabu bersama si kepsek tersebut.Kasus ini tentu saja memalukan korps tenaga pendidik yang notabene harusnya memberi contoh teladan kepada murid-muridnya. Di tengah-tengah spirit tiap sekolah untuk menolak narkoba di lingkungan sekolah, justru Kepsek SMAN 8 Kota Tangerang ini dengan enaknya menghisap sabu sebelum mengajar. Bahkan Dudung mengaku tidak bisa mengajar jika tidak bersentuhan dengan barang haram tersebut. Ironis bukan?Jika seorang tenaga pengajar saja mengonsumsi narkoba, lalu bagaimana dengan muridnya? Kita patut prihatin dengan kasus seperti ini. Negeri ini memang tidak berlebihan jika sudah lampu kuning narkoba. Sekarang narkoba sudah melanda segala lapisan. Dalam pekan ini saja, sudah ada anggota militer yang ditangkap karena pesta narkoba di Medan. Selain itu, seorang anggota dewan dari daerah Lampung dicokok aparat karena kedapatan membawa sabu dan senjata api. (bk/dari berbagai sumber)

Baca juga:  360 Desa di Kabupaten Cianjur Deklarasi Desa Bersih Narkoba

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel