Mengejutkan, itulah sebuah kata yang terluncur ketika membaca berita di media massa tentang seorang kepala sekolah yang mengonsumsi narkoba dengan alasan agar berkonsetrasi mengajar. Alasan tersebut terlontar dari Dudung Idrus (51), Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Tangerang yang ditangkap oleh aparat Polres Tangerang karena kasus kepemilikan dan konsumsi narkoba oleh. Saat diamankan petugas, dalam mobilnya ditemukan narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram beserta alat hisapnya (bong).Kepada petugas, Dudung mengaku telah mengonsumsi narkoba sejak 4 tahun terakhir. Sejauh ini perilaku Dudung memang sempat mencurigakan, karena jarang masuk kerja. Namun karena dirinya seorang atasan, maka guru-guru pun enggan menegurnya.Di sisi lain, orang mungkin akan sungkan untuk menaruh curiga atas tindak tanduk Dudung, karena di mata banyak orang, Dudung dikenal sebagai orang yang mudah bergaul, ramah, tidak pernah marah, dan menyenangkan.Sehingga penangkapan atas kepala sekolah ini mengejutkan banyak pihak, baik itu keluarga besar, guru dan juga murid-muridnya. Mereka seakan tak percaya atas apa yang terjadi dengan sang pimpinan sekolah.Namun sikap baik di permukaan seperti itu tidak dapat menutupi kebobrokannya. Rupanya Dudung merupakan incaran aparat sejauh ini. Pengungkapan kepsek nyabu ini juga merupakan pengembangan dari keterangan empat tersangka lainnya yang mengaku pernah nyabu bersama si kepsek tersebut.Kasus ini tentu saja memalukan korps tenaga pendidik yang notabene harusnya memberi contoh teladan kepada murid-muridnya. Di tengah-tengah spirit tiap sekolah untuk menolak narkoba di lingkungan sekolah, justru Kepsek SMAN 8 Kota Tangerang ini dengan enaknya menghisap sabu sebelum mengajar. Bahkan Dudung mengaku tidak bisa mengajar jika tidak bersentuhan dengan barang haram tersebut. Ironis bukan?Jika seorang tenaga pengajar saja mengonsumsi narkoba, lalu bagaimana dengan muridnya? Kita patut prihatin dengan kasus seperti ini. Negeri ini memang tidak berlebihan jika sudah lampu kuning narkoba. Sekarang narkoba sudah melanda segala lapisan. Dalam pekan ini saja, sudah ada anggota militer yang ditangkap karena pesta narkoba di Medan. Selain itu, seorang anggota dewan dari daerah Lampung dicokok aparat karena kedapatan membawa sabu dan senjata api. (bk/dari berbagai sumber)
Berita Utama
Dekadensi Moralitas Tenaga Pendidik : Kepala Sekolah SMAN 8 Tangerang Pakai Narkoba Untuk Konsentrasi Mengajar
Terkini
-
BNN BEKALI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN NARKOBA DI CILACAP DENGAN KETERAMPILAN BETERNAK AYAM PETELUR 23 Jun 2026 -
PELANTIKAN DIREKTUR PSIKOTROPIKA DAN PREKUSOR 20 Jun 2026 -
SINERGI BNN DAN KEMENTERIAN PPPA PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN NARKOTIKA 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: KALAKHAR BNN 2002-2004 DORONG UPAYA PENCEGAHAN NARKOTIKA YANG LEBIH MASIF 19 Jun 2026 -
SAMBUT HANI 2026, BNN LANJUTKAN ANJANGSANA KE KEDIAMAN HERU WINARKO 19 Jun 2026 -
ANJANGSANA HANI 2026: DALAM SILATURAHMI DENGAN DA’I BACHTIAR, KEPALA BNN RI BAHAS TANTANGAN NARKOTIKA VARIAN CAIR DAN PENGUATAN REGULASI 19 Jun 2026 -
KOMISI III DPR RI SETUJUI USULAN TAMBAHAN ANGGARAN BNN UNTUK TAHUN 2027 18 Jun 2026
Populer
- BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR 31 Mei 2026

- BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN 01 Jun 2026

- PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA 04 Jun 2026

- BNN BAHAS PENGUKURAN KAPABILITAS REHABILITASI 2026 GUNA PERKUAT JAMINAN MUTU LAYANAN 25 Mei 2026

- DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA 04 Jun 2026

- BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA 02 Jun 2026

- BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA 03 Jun 2026
