Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melalukan entry meeting dengan BNN baik pusat dan daerah dalam rangka pemeriksaan kinerja pendahuluan atas kegiatan P4GN periode tahun 2016 pada semester I 2017. Pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK terhadap kinerja organisasi BNN dilaksanakan secara objektif dan sistematik dalam rangka memberikan penilaian terhadap kinerja program/ kegiatan yang dilakukan BNN atas kegiatan P4GN. Dari pemeriksaan tersebut akan dapat dilihat apakah anggaran negara yang telah BNN terima dapat memberikan manfaat yang besar kepada bangsa Indonesia.Melalui pemeriksaaan kinerja ini BNN dapat memperoleh informasi atau rekomendasi yang berguna dalam meningkatkan kinerja suatu program/kegiatan. Selain itu, pemeriksaan kinerja ini akan membantu manajemen dalam merencanakan, melaksanakan, mengawasi, dan juga mengambil tindakan perbaikan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban BNN kepada masyarakat sebagai instansi pemerintah yang menyediakan layanan publik.”BNN terdiri dari 197 BNNP & BNNK yang tersebar di seluruh Indonesia yang membutuhkan pengawasaan dan pengendalian yang lebih baik. Pengawaan tersebut bukan hanya dari internal BNN saja tetapi dari unsur eksternal seperti BPK agar BNN dapat maksimal dalam pelaksanaan program atau pelayanan kepada masyarakat ujar Inspektur Utama BNN, Irjen Pol. Drs. Wahyu Adi, SH, MH, MSi.Sebanyak 20 orang anggota BPK yang dipimpin oleh Hendra Susanto mewakili Dr. Heru Kreshna Reza bertugas dalam pemeriksaan kinerja yang berlangsung pada tanggal 31 Juli sampai dengan 28 Agustus 2017 tersebut. “Diharapkan para satker yang berada di BNN baik yang di pusat dan di daerah dapat memberikan seluruh data yang diperlukan oleh BPK guna kelancaran pemeriksaan kinerja, yang akan diawali dari satker di pusat terlebih dulu kemudian daerah selama 29 hari ke depan”, ungkap Hendra Susanto dalam pembukaan kegiatan pemeriksaan kinerja. Kepala BNN Budi Waseso yang diwakili oleh Irjen Pol. Wahyu Adi selaku Inspektur Utama BNN memerintahkan kepada para kepala satuan kerja untuk bekerjasama dengan baik dengan memberikan data dan informasi yang dibutuhkan BPK RI dengan cepat. Salah satunya yakni dengan menunjuk pegawai yang bertanggung jawab sebagai penghubung agar hasil yang dicapai adalah potret riil dari kondisi BNN saat ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Potret inilah yang ke depan akan membuat BNN menjadi lebih baik dengan melaksanakan rekomendasi yang diberikan oleh tim BPK RI sebagai upaya perbaikan.#stopnarkoba
Berita Utama
BPK Lakukan Pengukuran Kinerja BNN
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
