Bupati Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Drs. Seno Samodro, canangkan Boyolali Anti Narkoba. Pencanangan ini dideklarasikan tepat pada hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Boyolali ke-169, melalui acara jalan sehat, yang diikuti oleh ribuan warga Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (29/5).Jalan Sehat dimulai dari Rumah Dinas Bupati Boyolali dilanjutkan dengan rute Simpang Lima, Pasar Boyolali, Kantor Pos, Panti Marhaen, Jl. Jenderal Sudirman, Boulevard Soekarno, dan berakhir di Alun-Alun Boyolali.Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi bentuk komitmen pemerintah daerah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Boyolali dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.Melihat antusiasme warga Boyolali yang turut serta dalam acara jalan sehat, Budi Waseso optimis, akan terbangun komitmen STOP Narkoba pada masing-masing warga dan akan ditularkan ke seluruh Jawa Tengah. Komitmen yang dilakukan di Kabupaten Boyolali ini merupakan hal yang pertama kali dilakukan di Jawa Tengah dan semoga hal ini dapat menular ke daerah-daerah lain khususnya yang berada di Jawa Tengah, ujar Budi Waseso. Ia juga berharap aksi serupa dapat dilakukan oleh daerah-daerah lainnya, sehingga Indonesia bisa benar-benar STOP Narkoba, baik dari penyalahgunaannya maupun peredaran gelapnya.Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, S.H, M.IP, yang juga menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa masyarakat Jawa Tengah menyadari permasalahan Narkoba merupakan masalah luar biasa yang dapat menghancurkan bangsa, oleh karena itu saat ini seluruh masyarakat Jawa Tengah mau bergerak untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba. Saat ini di Jawa Tengah, semuanya mau bergerak, sekarang Kita galakan ke kelompok-kelompok agama, tokoh masyarakat, sekolah, pelajar, kemudian Kita dorong PKK dan Posyandu untuk menyampaikan setiap hari agar memperhatikan anak-anaknya, jangan sampai terkena penyalahgunaan Narkoba, tegas Ganjar.Selain, aksi Jalan Sehat, Bupati Boyolali juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan lahan untuk didirikan kantor BNN Kabupaten Boyolali agar penanganan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Boyolali bisa berjalan efektif.B/BRP-60/V/2016
Terkini
-
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026 -
BNN KUNJUNGI TVRI, PODCAST DIBALIK LAYAR BAHAS ISU TERKINI 10 Mar 2026 -
HARI TERAKHIR ASISTENSI LAYANAN REHABILITASI BERKELANJUTAN, BNN PERKUAT IMPLEMENTASI LAYANAN PASCA REHABILITASI 10 Mar 2026 -
TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN, BNN DORONG LEMBAGA REHABILITASI PENUHI SNI 10 Mar 2026 -
UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA 08 Mar 2026 -
KEPALA BNN: PENGABDIAN MELAWAN NARKOBA BERNILAI IBADAH 06 Mar 2026
Populer
- DEKLARASI JAWA TIMUR BERSINAR, KOMITMEN BERSAMA PERANGI NARKOBA HINGGA PEDESAAN 14 Feb 2026

- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- BNN HADIRI UPACARA GELAR OPERASI GAKTIB DAN OPERASI YUSTISI POLISI MILITER TAHUN 2026 14 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
