Samarinda,(24/4). Upaya mewujudkan Indonesia bebas narkoba tahun 2015 tentunya membutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk juga dalam hal ini adalah peran swasta. Untuk itulah pada hari selasa (23/4) kemarin Badan Narkotika Nasional kota Samarinda melaksanakan kegiatan Advokasi Implementasi Instruksi Presiden No.12 tahun 2011 kepada para pegawai swasta di lingkungan kota Samarinda.Kegiatan yang dilaksanakan di hotel jamrud sejak pagi hingga siang hari tersebut dibuka oleh Kasubag TU BNNK Samarinda H.M. Firman S.Sos M.Si mewakili Kepala BNNK Samarinda yang sedang melaksanakan rapat kerja diluar kota. Dalam arahan sebelum membuka kegiatan, H.M. Firman menekankan kembali pentingnya peran serta swasta dalam upaya mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba 2015.Selain materi mengenai Inpres No.12 tahun 2011 dari BNNK Samarinda, para peserta juga mendapatkan materi tentang Penanganan Kasus Narkoba di Kota Samarinda oleh Satreskoba Polresta Samarinda,serta materi tentang Proses Persidangan Kasus Narkoba oleh narasumber dari Pengadilan Negeri Kota samarinda.Dalam kegiatan yang berlangsung selama setengah hari tersebut,BNNK Samarinda mengundang sekitar 110 karyawan yang mewakili sekitar 30 perusahaan yang ada di kota Samarinda. Ke-110 orang karyawan tersebut mewakili perusahaan dari berbagai jenis usaha, mulai THM, perhotelan, konveksi, asuransi, home industry, dan berbagai jenis usaha lainnya.Sementara itu, secara terpisah Kasi Pencegahan BNNK Samarinda Mardalina S.Sos SH. menjelaskan bahwa kagiatan tersebut merupakan salah satu pelaksanaan Inpres No.12 tahun 2011 khususnya di bidang pencegahan. Salah satu point penting dalam Inpres tersebut adalah menjadikan pekerja memiliki Pola Pikir menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.Selain kegiatan Advokasi Implementasi Inpres No.12 tahun 2011, sehari sebelumnya ditempat yang sama juga telah dilaksanakan kegiatan Desiminasi Informasi P4GN di lingkungan swasta.
Berita Utama
BNNK SAMARINDA LAKSANAKAN ADVOKASI IMPLEMENTASI INPRES NO.12 TAHUN 2011 DI LINGKUNGAN SWASTA
Terkini
-
BNN Perkuat Pemutakhiran Data Kawasan Rawan Narkoba melalui Pengukuran IKRN Tahun 2026 Berbasis Website 04 Nov 2026 -
BNN GELAR PELATIHAN UTC 19 BAGI PETUGAS KESEHATAN 04 Nov 2026 -
DUA ANGGOTA BPK RI RESMI DILANTIK, INSPEKTUR UTAMA BNN RI TURUT HADIR 03 Nov 2026 -
BNN BEKALI SISWA SMPIT INSAN MANDIRI DENGAN LITERASI NARKOBA DAN KETAHANAN DIRI 03 Nov 2026 -
122 HEKTARE LAHAN GANJA DIMUSNAHKAN, BNN DAN POLRI PUTUS RANTAI PASOK NARKOTIKA 02 Nov 2026 -
BNN Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba melalui Pelatihan Konten Kreator di Kabupaten Bogor 02 Nov 2026 -
TANPA PERLAWANAN BERARTI, TIM GABUNGAN GREBEK KAWASAN RAWAN KAMPUNG BAHARI 01 Nov 2026
Populer
- PERKUAT KEBIJAKAN REHABILITASI BERBASIS BUKTI, BNN GELAR BIMTEK PENGISIAN INTAN IBM TAHUN 2026 07 Okt 2026

- BNN EVALUASI CAPAIAN REHABILITASI BERKELANJUTAN TRIWULAN III TAHUN 2026 05 Okt 2026

- PEJABAT UTAMA BNN RI IKUTI ARAHAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTANA NEGARA 07 Okt 2026

- TUJUH K/L GELAR RAPAT KOORDINASI PENANGANAN OVERCAPACITY LAPAS 06 Okt 2026

- BNN PERKUAT PEMANTAUAN PEMULIHAN MELALUI REKONSILIASI DATA REHABILITASI 06 Okt 2026

- DUKUNG PENANGANAN OVER KAPASITAS LAPAS, BNN SIAPKAN SKEMA REHABILITASI WARGA BINAAN 10 Okt 2026

- DIREKTORAT ADVOKASI BNN PERKUAT SINERGI P4GN DENGAN DINAS PENDIDIKAN SULAWESI UTARA 10 Okt 2026
