Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Anang Iskandar, mengajak seluruh jajaran di lingkungan BNN untuk memberikan kinerja yang maksimal meski dengan anggaran yang terbatas. Anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun depan, lebih sedikit ketimbang tahun ini.”Anggaran BNN tahun ini sebesar Rp 1 triliun, tahun depan berkurang menjadi Rp 780 miliar. Namun, itu tidak akan mengurangi kinerja yang akan dilakukan, justru kinerja harus lebih ditingkatkan,” kata Anang dalam ‘Sosialisasi Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Organisasi’ di Jakarta, Rabu (21/8).Anang menuturkan, ia akan selalu memotivasi para pegawai BNN, baik yang di Jakarta maupun di daerah, untuk terus bekerja secara baik dan maksimal. Anggaran yang telah diberikan pemerintah harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan organisasi,”Kami terus memberikan inspirasi kepada semua pegawai, untuk bersikap sungguh-sungguh dan bijaksana, bahwa anggaran yang diberikan oleh negara digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan organisasi,” tandasnya.Melalui anggaran tersebut, kata Anang, pihaknya akan tetap menggelar penyuluhan masif kepada masyarakat tentang bahaya penyelahgunaan narkoba. Bahkan, jumlahnya harus lebih ditingkatkan daripada penyelenggaraan penyuluhan pada tahun ini, “Kami harus maksimalkan anggaran dengan kinerja yang baik. Kalau duitnya sedikit, kegiatannya bisa banyak,” cetusnya.Menurut Anang, kinerja yang baik berawal dari perencanaan yang baik. Ia berharap semua pegawai harus memiliki perencanaan kerja yang baik sesuai kewajiban masing-masing. Kinerja BNN selama ini sudah baik, namun berdasarkan hasil evaluasi, kinerja masih bisa ditingkatkan. “Masih bisa dirampingkan, diiritkan, walau negara berikan standar biaya umum,” katanya.Pihaknya juga mendorong Badan Narkotika Provinsi (BNNP) dan Badan Narkotika Kota (BNNK) untuk merencanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan narkoba secara kreatif sehingga pelaksanaan kegiatan bisa dilakukan secara masif dengan biaya yang rendah. (pas)
Berita Utama
BNN Tetap Semangat Tingkatkan Kinerja Meski Anggaran Turun
Terkini
-
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI 17 Mar 2026 -
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026
