Kepala BNN, Gories Mere, menyampaikan apresiasi positif kepada seluruh jajarannya yang telah bekerja keras sehingga BNN menyandang prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dengan porsi tertinggi yaitu clear and clean. Kepala BNN mengharapkan predikat ini bukan hanya sekedar simbol, akan tetapi memang menjadi indikator dari pencapaian kinerja yang maksimal.Prestasi ini merupakan hasil kinerja yang maksimal dari seluruh personel di BNN yang harus diapresiasi, ujar Kepala BNN, saat memberikan arahan kepada seluruh pegawai BNN, Rabu (18/7).Kepala BNN mengharapkan agar prestasi ini terus dipertahankan, mengingat BNN sudah dua tahun ini menyandang predikat WTP.Pada tahun-tahun sebelumnya, BNN masih menyandang status disclaimer, lalu meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan dalam kurun dua tahun ini BNN mendapatkan WTP. Pada tahun ini, status WTP ini pada porsi tertinggi yaitu clear and clean, ungkap Kepala BNN.Dalam arahan ini juga, Kepala BNN memaparkan tentang signifikansi vertikalisasi organisasi BNN. Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, BNN mutlak harus melakukan vertikalisasi organisasi, sehingga penanganan masalah Narkoba akan lebih terfokus. Saat ini, masih banyak jabatan Kepala Badan Narkotika Provinsi atau Badan Narkotika Kota/Kabupaten yang masih menjadi jabatan rangkap, sehingga aktualisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) menjadi tidak maksimal.Dengan vertikalisasi ini, program P4GN bukan lagi kerjaan sambilan, tapi sudah menjadi program yang mutlak harus diimplementasikan, ujar Kepala BNN.Dalam proses vertikalisasi ini, banyak dinamika yang muncul, seperti tarik ulur penunjukkan pimpinan BNN Provinsi atau Kota/Kabupaten, yang berpotensi memicu masalah baru. Karena itulah, untuk mempermulus langkah vertikalisai saat ini, khususnya di berbagai daerah yang dikategorikan strategis, maka BNN pusat akan menempatkan pejabat-pejabat pusat untuk menjadi pimpinan di BNNP atau BNNK. Kebijakan ini diambil untuk menghindarkan organisasi BNN dari potensi permainan politik atau berbagai kepentingan lainnya.Pada dasarnya penempatan pejabat pusat di daerah ini juga adalah merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka memajukan dan mengembangkan BNN, pungkas Kepala BNN. (BK)
Berita Utama
BNN Sandang Predikat Wajar Tanpa Pengecualian
Terkini
-
BNN TERIMA KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN KAMPAR, BAHAS PENERAPAN UU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
BNN DAN BPJPH JAJAKI KERJA SAMA PEMBERDAYAAN MANTAN PECANDU NARKOTIKA 22 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI DORONG PENGUATAN PROGRAM P4GN DI KABUPATEN BATUBARA 21 Mei 2026 -
BNN SUSUN PERATURAN PEMBERLAKUAN WAJIB SNI LAYANAN REHABILITASI NAPZA 20 Mei 2026 -
KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH 20 Mei 2026 -
PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118, BNN TEGASKAN KOMITMEN MELINDUNGI TUNAS BANGSA 20 Mei 2026 -
SOROTI KENAIKAN PREVALENSI NARKOTIKA: BNN LUNCURKAN STRATEGI FASILITATOR P4GN 19 Mei 2026
Populer
- BNN DAN NCID MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA, FOKUS TANGANI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 29 Apr 2026

- INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN INTERNASIONAL PADA CPDAP NATIONAL SECRETARIAT MEETING TAHUN 2026 BAHAS PENGUATAN KERJA SAMA PENANGGULANGAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- COLOMBO PLAN DRUG ADVISORY PROGRAMME (CPDAP) RESMI DITUTUP PADA 28 APRIL DI BALI 29 Apr 2026

- LANTIK 214 PEJABAT, BNN TEGUHKAN KOMITMEN WAR ON DRUGS FOR HUMANITY 27 Apr 2026

- BENTUK WADAH PERAN SERTA MASYARAKAT, BNN PERKUAT SINERGI NASIONAL LAWAN NARKOTIKA 28 Apr 2026

- INDONESIA PERKUAT PERAN SEBAGAI TUAN RUMAH CPDAP, DORONG KERJA SAMA REGIONAL HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA GLOBAL 29 Apr 2026

- BNN TERIMA AUDIENSI DAN STUDI TIRU LPSK, PERKUAT SINERGI PELAYANAN PUBLIK 28 Apr 2026
