Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta berhasil membongkar upaya peredaran narkoba jenis sabu. Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan ABS (26), seorang penumpang yang baru saja tiba dari Thailand di Bandara Soekarno Hatta Tangerang pada tanggal 25 Juli 2013. ABS diamankan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, di terminal kedatangan internasional Terminal 3 karena kedapatan menyimpan sabu dalam sepatunya. Dalam sepatu sebelah kiri ditemukan sabu seberat 321,1 gram dan di sepatu sebelah kanan seberat 315 gram.Berdasarkan keterangan ABS, sabu tersebut akan diserahkan kepada seorang pria berinisial S (33). Selanjutnya petugas BNN melakukan control delivery dan mengamankan S, di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.Kepada petugas BNN, S dan ABS menyebutkan pengendalian peredaran narkoba ini diotaki AM (39), seorang wanita yang berdomisili di Batam. Petugas BNN selanjutnya mengamankan AM di rumahnya di kawasan Batam Center, pada tanggal 27 Juli 2013.Dari pengakuan S, ia akan mengambil sebuah paket dari seseorang di sebuah mall. Pada tanggal 28 Juli 2013, S menerima paket dari orang tersebut. Setelah dibongkar paket tersebut berisi sabu seberat 344,5 gram yang disembunyikan dalam sepatu. Menurut keterangan S, sabu tersebut akan dikembalikan ke Thailand karena kualitasnya buruk.S juga mengaku akan menerima sabu dari seorang pria berinisial HS (30). Pada tanggal 29 Juli 2013, S diminta untuk menjemput HS yang baru tiba di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.HS yang tiba di terminal 3 diamankan oleh petugas Bea dan Cukai karena kedapatan membawa sabu seberat 811,3 gram yang disembunyikan dalam sepatu, dan 287,9 gram disembunyikan dalam perut (ditelan).S menyerahkan sabu itu kepada M (41), seorang perempuan yang berdomisili di Apartemen Gateaway Jakarta Selatan. Dari keterangan M, sabu tersebut akan diserahkan kepada pasangan kumpul kebonya berinisial OA (49), seorang WNA Mali. Selanjutnya petugas melakukan control delivery dan akhirnya berhasil membekuk OA di sebuah kamar di Apartemen Gateway Jakarta Selatan. OA merupakan pemilik sabu tersebut yang ia pesan dari seseorang di Thailand.Dari jaringan ini, petugas BNN menyita sabu seberat 2.079,8 gram, dan berhasil menghindarkan lebih dari 8 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.ABS, S, M, OA, diancam dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati. Sedangkan AM dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) danPasal 137 UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.
Siaran Pers
BNN Bersama Bea dan Cukai Soekarno Hatta Gagalkan Peredaran 2.079,8 gram Sabu Asal Thailand
Terkini
-
KEPALA BNN RI HADIRI PEMBUKAAN RAKENIS RESKRIM POLRI 2026 07 Mei 2026 -
DIES NATALIS BPD JADI MOMENTUM KOMITMEN PERANGI NARKOBA DI DESA 07 Mei 2026 -
RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN 06 Mei 2026 -
BNN DAN UNIVERSITAS PANCASILA PERKUAT KOLABORASI STRATEGIS MENUJU KAMPUS BERSINAR 05 Mei 2026 -
AKHIRI PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, KEPALA BNN RI DORONG GENERASI MUDA HIDUP SEHAT 04 Mei 2026 -
LAGA ANTAR K/L DALAM PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026, BUKTI NYATA SINERGITAS DUKUNG P4GN 04 Mei 2026 -
PEMAIN INTERNASIONAL MERIAHKAN HARI KEDUA PADEL TOURNAMENT PIALA BERSINAR 2026 03 Mei 2026
Populer
- BNN DESAK PENGUATAN KEWENANGAN DAN NOMENKLATUR LEMBAGA DALAM RUU NARKOTIKA BARU 08 Apr 2026

- BNN-BNPT PERKUAT KOORDINASI, ANTISIPASI ANCAMAN NARKOTIKA DAN TERORISME 09 Apr 2026

- PERLUAS JANGKAUAN LAYANAN, BNN SINERGIKAN FASILITATOR P4GN DAN POSBANKUM KEMENKUM 09 Apr 2026

- BNN DAN BPOM SEPAKAT PERBARUI KERJA SAMA HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA 12 Apr 2026

- HADIRI TAKLIMAT PRESIDEN, BNN PERKUAT SINERGI DALAM KEBIJAKAN STRATEGIS NASIONAL 09 Apr 2026

- BNN DAN KEMENTERIAN IMIPAS OPTIMALKAN SINERGI P4GN 09 Apr 2026

- BNN DAN BSSN BANGUN KEKUATAN BERSAMA, TANGKAL KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER 10 Apr 2026
