Berita Utama

Akhir Kisah Sang Mantan Guru Yang Jadi Juragan Sabu

Dibaca: 5 Oleh 09 Mar 2015Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
Badan Narkotika Nasional
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Angan-angan untuk bisa hidup mewah telah membutakan mata Epan Supandi (30) seorang mantan guru honorer di sebuah sekolah dasar di Sukabumi. Ia akhirnya nekat berjualan sabu demi memenuhi hasrat hidup glamor meski dengan cara yang terbilang kotor. Ia tanggalkan pekerjaan mulia sebagai guru dan berganti profesi jadi bandar sabu.Dari hasil bisnis sabu, Epan memang mampu mendapatkan segalanya, dari mulai kendaraan roda dua, empat, perempuan cantik, hingga villa mewah yang seharga satu miliar. Bukan hanya itu, uang hasil barang haram ia sisihkan untuk membeli peralatan DJ yang nilainya juga bukan main mahalnya.Gerak-gerik Epan sudah diendus aparat Polres Jakarta Barat. Pada 23 Februari 2015 lalu, Epan bersama dengan komplotannya berhasil diringkus. Menurut Kasat Narkoba Jakarta Barat, Gembong Yudha, hasil penjualan narkoba Epan dalam satu tahun sudah berwujud villa mewah, mobil dan motor.” Narkoba yang diedarkan Epan dipasok dari seseorang berinisial DN. Barang sabu berasal dari Tiongkok, imbuh Gembong kepada media.Pelaku mendapatkan barang dari DN sekitar 30 Kg, tapi pada saat ditangkap oleh aparat yang tersisa tinggal 1,5 kg sabu.pelaku dan kedua kurirnya menjual barang haram di daerah puncak. Selain diantar ke pembeli, pelaku juga menyediakan lantai bawah vilanya untuk berpesta sabu,” beber Gembong.Kini yang tertinggal hanya penyesalan semata. Gelimang harta Epan hanya jadi kenangan singkat yang tidak bisa ia pertahankan lama. Semua harta sirna secepat kedipan mata, dan kini ia harus pertanggung jawabkan apa yang sudah ia perbuat di meja panas pengadilan. (bk/ dari berbagai sumber)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel