Skip to main content
UnggulanBerita UtamaSekretariat Utama

Strike Force Training Jelang Nataru KA BNN RI Menang Telak Adu Tembak Lawan 9 PJU BNN

Oleh 04 Nov 2021November 14th, 2021Tidak ada komentar
Strike Force Training Jelang Nataru KA BNN RI Menang Telak Adu Tembak Lawan 9 PJU BNN
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Lido, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Dr. Petrus Reinhard Golose, mengasah kemampuan menembak bersama para Pejabat Eselon I dan II serta personel jajaran Deputi Pemberantasan BNN di Lapangan Tembak Pusat Pengembangan SDM BNN Lido, Cigombong, Jawa Barat, pada Kamis (4/11).

Latihan menembak, rutin dilakukan Kepala BNN bersama jajaran, khususnya dengan personel Deputi Pemberantasan BNN sebagai strike force dalam perang melawan Narkoba (War On Drugs).

Latihan ini mutlak dilakukan agar strike force senantiasa terjaga kemampuan dan keterampilannya dalam menembak.

Sebelum memulai latihan menembak, Sub Direktorat Penindakan dan Unit Deteksi K9 Deputi Pemberantasan BNN menyajikan simulasi penggerebekan sebuah rumah yang disinyalir menjadi tempat persembunyian bandar Narkoba.

Dalam simulasi tersebut, petugas mengamankan 4 (empat) orang tersangka dengan barang bukti 100 bungkus narkotika jenis shabu.

Kepala BNN mengapresiasi simulasi yang ditampilkan oleh Tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran Deputi Pemberantasan BNN.

“Yang Kalian lakukan hari ini bagus sekali, luar biasa. Untuk selanjutnya harus disiapkan beberapa skenario karena dalam melakukan penindakan dan pengejaran banyak sekali kemungkinan yang akan terjadi”, ujar Kepala BNN.

Baca juga:  BNN RI Berpartisipasi dan Bersinergi Dengan Kemendagri Dalam INDONESIA MAJU EXPO & FORUM 2022

Kepala BNN berharap, personel Deputi Pemberantasan BNN terus mengasah taktik agar berada selangkah lebih maju dari jaringan sindikat Narkoba yang selalu berupaya dengan beragam cara untuk menyelundupkan dan mengedarkan narkotika di Indonesia.

Ditambah lagi dengan momentum jelang perayaan natal dan tahun baru yang akan segera dihadapi oleh seluruh dunia, dimana pada saat tersebut terjadi peningkatan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba.

Oleh karena itu, Kepala BNN memerintahkan seluruh personel Deputi Pemberantasan BNN agar memanfaatkan latihan menembak ini sebagai persiapan dalam rangka memperkuat pengawasan dan penjagaan jelang Natal dan Tahun Baru.

Dalam latihan menembak, Kepala BNN adu skill menembak para personel. Nilai tertinggi didapatkan oleh seorang Polwan dengan poin 81. Selain adu skill tembak, Kepala BNN juga mencoba seluruh jenis senjata api yang dimiliki oleh BNN yang digunakan dalam pelaksanaan tugas pemberantasan Narkoba. (DND)

 

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel