Skip to main content
Berita Utama

Rapat Pembahasan Drafft MOU Antara BNN degan Univ Syiah kuala dan Beberapa Perguruan Tinggi se provinsi Aceh

Oleh 04 Nov 2009Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Melihat perkembangan penyalahgunaan narkoba ditanah air demikian pesat, Badan narkotika Nasional (BNN)melakukan upaya-upaya terobosan dalam rangka mengatasi perkembangan tersebut, salah satu strategi yang dilakukan BNN untuk mengatasi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba ditanah air, khususnya peredaran gelap ganja (cannabis)adalah melalui program pengembangan alternative berkelanjutan (Alternative Development program).Program ini telah mendapat dukungan dari UNODC sebagai upaya Alternative Development pertama didunia untuk tanaman ganja, setelah lebih dulu Thailand berhasil dengan program ini dalam mengatasi peredaran gelap Opium di wilayah Chiangrai (golden triangle).Menindak lanjuti hal tersebut, khususnya dalam mengatasi peredaran gelap ganja khususnya di provinsi Aceh, BNN merangkul Univ.Syiah Kuala dan beberapa perguruan tinggi seprovinsi Aceh untuk bersama-sama melakukan upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)khususnya didalam upaya Pengembangan Alternatif.Rabu 4 November 2009, bertempat di Univ.Syiah kuala Banda Aceh, telah dilakukan Pembahasan Drafft Kesepakatan bersama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Univ.Syiahkuala dan beberapa Perguruan tinggi seprovinsi Aceh.BNN dalam hal ini diwakili oleh Drs.Mufti Djusnir,Apt,MSi selaku Sekretaris Program Alternative Development, Univ.Syiah Kuala diwakili oleh Prof DR Darusman selaku Pembantu Rektor IV bidang kerjasama, dan dahadiri pula oleh beberapa Rektor dari beberapa perguruan tinggi seprovinsi Aceh.

Baca juga:  BNN gelar Focus Group Discussion (FGD) Bahas Tanaman Kratom di Kalimantan Barat

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel